Dinas Perdagangan: Harga Naik, Stok Cabai Rawit di Kota Madiun Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pedagang cabai rawit di salah satu pasar tradisional Kota Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi. Pedagang cabai rawit di salah satu pasar tradisional Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dinas Perdagangan Kota Madiun memastikan ketersediaan atau stok cabai rawit di pasaran cukup dan aman seiring kenaikan harga komoditas tersebut dalam sepekan terakhir. 

Pasalnya, harga cabai rawit saat ini yang mencapai Rp 60 ribuan per kilogram tersebut telah melebihi harga acuan penjualan (HAP) dari pemerintah sebesar Rp 57 ribu per kilogram.

"Sesuai data, kenaikan harga cabai rawit terjadi sejak sepekan terakhir. Dari harga normal Rp 30 ribu per kilogram, saat ini menjadi Rp 60 ribuan per kilogram. Untuk itu, Kami terus memantau ketersediaan di pasaran," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rasidi di Madiun, Kamis(18/07/2024).

Mengingat harganya yang melambung 2 kali lipat, pihaknya meminta tim jajarannya bergerak cepat untuk menurunkan harga dengan operasi pasar, mengingat cabai rawit merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi.

"Kita menggerakkan 'warung tekan inflasi' atau 'wartek'. Di samping komoditas cabai, operasi pasar di wartek juga untuk komoditas minyak goreng, karena ini sudah mulai diantisipasi. Memang permintaan cabai rawit ini tinggi dan suplainya berkurang sehingga terjadi kenaikan harga," katanya.

Untuk kegiatan operasi pasar yang akan segera digelar dalam waktu dekat itu dilaksanakan di sejumlah titik lokasi. Seperti di Pasar Besar Madiun (PBM), Pasar Sleko, dan titik strategis lainnya.

Selain operasi pasar, pihaknya juga memberikan subsidi angkutan, harapannya agar harga jualnya di Kota Madiun sama seperti harga yang dibeli dari petani, sehingga harga segera turun.

Lebih lanjut, kabar baiknya, mengingat petani di sentra produksi akan segera memasuki panen raya pada akhir Juli atau awal Agustus. Diprediksi harga cabai rawit juga kian turun. md-01/dsy

Berita Terbaru

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tim kuasa hukum tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto memprotes dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum…

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Operasi pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, terus berlanjut. Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan m…

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa menerima uang sekitar Rp 4,09 miliar d…