Era Digitalisasi, Pemkab Ponorogo Gencarkan Pelaku UMKM Naik Kelas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. UMKM yang melek teknologi mulai banyak yang beralih ke era digitalisasi. SP/ PNG
Ilustrasi. UMKM yang melek teknologi mulai banyak yang beralih ke era digitalisasi. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah gencar-gencarkan memberikan pelatihan digitalisasi bertempat di Aula Bappeda di era saat ini bagi para ratusan pelaku  Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk terus berinovasi dan melek teknologi.

Sebanyak 160 pelaku UMKM, mendapatkan pelatihan digital marketing dan optimalisasi legalitas produk, yang diharapkan nantinya para pelaku usaha ini bisa menjadi naik kelas untuk lebih baik dalam mengelola usahanya.

“Pelaku UMKM yang masih menggunakan cara konvensional, cepat atau lambat akan tergerus oleh zaman. Oleh karena itu, ratusan ini perlu dibekali dengan marketing digital,” ungkap Eko Supriyanto, perwakilan dari Pegadaian bagian Deputi Bisnis Area Madiun, Kamis (18/07/2024).

Adanya pelatihan ini, pelaku UMKM di Ponorogo mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan dapat memanfaatkan teknologi digital dan penguatan legalitas untuk membesarkan usahanya.

“Goal kita adalah agar produk UMKM bisa dikenal di luar Ponorogo dan setiap UMKM bisa memiliki legalitas yang jelas,” pungkas Eko.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang didapuk membuka acara pelatihan itu, juga menekankan pentingnya melek digital bagi pelaku UMKM. Hal itu dilakukan supaya para pelaku UMKM ini mampu bertahan dan berkembang di era digitalisasi.

Selain fokus pada marketing digital, Bupati Sugiri juga menegaskan perlunya standar kualitas produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM. Hal ini penting karena UMKM akan menjadi bagian dari ekosistem pariwisata di Kabupaten Ponorogo. Mereka membawa nama Ponorogo ketika produknya dipasarkan di dunia luar.

“Ketika produknya dipasarkan di luar Ponorogo, tentu juga akan berdampak pada wisata di sini. Jadi yang terpenting ialah kualitas. Setelah itu legalitas dan marketing,” pungkasnya. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…