Konsumsi Ikan di Lamongan Alami Peningkatan 7 Persen di Tahun 2023

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nelayan di Lamongan saat menunjukan hasil tangkapan nya. SP/IST
Nelayan di Lamongan saat menunjukan hasil tangkapan nya. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Konsumsi Ikan di Lamongan beberapa tahun belakangan ini terus alami peningkatan. Di tahun 2023 ada sekitar 7 persen Angka Konsumsi Ikan (AKI) naik, bila dibandingkan dengan tahun 2022.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan Yuli Wahyono menyebutkan, AKI di Lamongan seperti disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur Yakni sebesar 65,98 kg/kapita/tahun. Secara rinci capaian Lamongan pada tahun 2022 sebesar 59,21 kg/kapita/tahun, dan tahun 2021 sebesar 56,83 kg/kapita/tahun.

Dijelaskan oleh Yuli Wahyono, peningkatan tersebut dilandasi gencarnya pelaksanaan promosi program "Gemar Makan Ikan" atau Gemarikan. Program Gemarikan memang dicetuskan guna mengajak masyarakat untuk lebih banyak mengkonsumsi ikan. Karena ikan memiliki kandungan nutrisi yang baik, khususnya untuk pertumbuhan anak (mencegah stunting). 

Selain itu juga didasari faktor potensi sari laut yang dimiliki Kabupaten Lamongan. Berdasarkan akumulasi tahun 2021 hingga 2023, hasil perikanan tangkap sebanyak 87.218.84 ton. Sedangkan hasil perikanan budidaya sebanyak 48.978.07 ton dan produksi hasil olahan perikanan sebanyak 92.052.890 kg.

"Tentu capaian peningkatan AKI didukung upaya kami dalam mempromosikan program Gemarikan kepada masyarakat. Selain itu juga ditunjang adanya potensi sari laut Lamongan yang melimpah," jelas Yuli Wahyono.

Pada tahun 2023, Pemkab Lamongan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lamongan sudah menyelenggarakan Gemarikan ke beberapa sektor, mulai dari sektor penuntasan stunting (4 titik wilayah dengan angka stunting tinggi yakni Kecamatan Sukodadi, Kecamatan Deket, Kecamatan Turi, dan Kecamatan Glagah), masyarakat kurang sejahtera (4 titik wilayah meliputi Kecamatan Sambeng, Kecamatan Babat, Kecamatan Sugiyo, dan Kecamatan Modo), dan masyarakat umum ( Kecamatan Lamongan, Kecamatan Tikung, Kecamatan Sukodadi, Kecamatan Karanggeneng, Kecamatan Sarirejo, Kecamatan Bluluk, Kecamatan Ngimbang, Kecamatan Solokuro, dan Kecamatan Karangbinangun).

Diungkapkan oleh Yuli Wahyono, dalam Gemarikan tidak hanya melakukan sosialisasi pentingnya mengkonsumsi ikan. Melainkan mengedukasi cara mengolah ikan dengan mengadakan demo masak kepada ibu-ibu, bekerjasama dengan UMKM untuk mengemas ikan menjadi makanan ringan yang sehat dan menarik. "Konsumsi ikan sungguh memiliki keunggulan dari segi gizi yang tinggi, harga yang terjangkau, serta ketersediaan bahan yang berlimpah," ungkapnya.

Pihaknya akan terus berupaya mengolah ikan menjadi makanan yang menarik dikonsumsi, dengan cara melombakan demo mengolah ikan. " Makanya kita adakan demo masak olahan ikan dan bekerjasama dengan UMKM untuk menciptakan makanan ringan yang sehat. Sosialisasi juga kita berikan untuk siswa-siswi agar mereka sadar akan pentingnya konsumsi ikan," ungkapnya. jir

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…