Cegah Stunting, Pemdes Popoh Salurkan Paket Makanan Tambahan

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Popoh, Sugini, saat foto bersama ibu dan balita penerima bantuan paket makanan tambahan. SP/JUM
Kades Popoh, Sugini, saat foto bersama ibu dan balita penerima bantuan paket makanan tambahan. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Stunting pada anak memang menjadi perhatian Pemerintah Desa (Pemdes) Popoh,  Kecamatan Wonoayu. Pemdes Popoh bersama kader PKK desa setempat menyalurkan bantuan paket makanan tambahan kepada balita.

Selain mendapat makanan tambahan, setiap balita yang datang dilakukan pemeriksaan fisik dari kepala hingga kaki. Bahkan petugas kesehatan desa setempat juga mengecek organ dalam untuk mengetahui apa memiliki penyakit yang turut menyebabkan stunting.

"Usai diperiksa kami berikan makanan tambahan, susu formula, susu gain yang khusus dibuat dan diolah untuk menunjang tinggi badan dan berat badan, multivitamin, dan biskuit," tutur bidan desa Popoh, Feni Indrawati Priyanto, seusai melakukan pemeriksaan balita di pendopo kantor desa Popoh, Selasa, (30/7/2024).

Dalam pelaksanaan sebelumnya dilakukan pemeriksaan dari masing-masing posyandu ataupun kunjungan rumah, dari sana ditindaklanjuti dan terdata sebanyak 17 balita terindikasi stunting dan gizi buruk.

"Kedepannya akan kami pantau hingga tiga bulan, melalui pemeriksaan rutin setiap bulan," imbuhnya.

Kepala Desa (Kades) Popoh, Sugini mengatakan, bahwa desa memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup balita dan warganya.

 "Pemdes Popoh memiliki perhatian khusus terhadap stunting. Dimana kami berusaha mencegah dengan memberikan perhatian kepada balita yang terindikasi stunting dan gizi buruk," katanya.

Pihak Pemdes Popoh bersama kader PKK juga melakukan pantauan kesehatan ibu dan anaknya. Semua harus bekerjasama agar kematian bayi, kematian ibu dapat dicegah.

"Mencegah stunting itu penting. Karena masalah gizi kurang merupakan salah satu faktor penyebab penyakit," pungkasnya. zam/jum

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…