Kemenkeu Dongkrak Banyuwangi Jadi Pusat Perekonomian Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi yang menjadi salah satu pendukung perekonomian. SP/ BYW
Aktivitas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi yang menjadi salah satu pendukung perekonomian. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melihat potensi besar Banyuwangi yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir membuat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) gencar mendongkrak perekonomian regional dan nasional.

Kabupaten yang berada di ujung timur Jawa ini dikenal memiliki perkembangan ekonomi yang pesat. Sehingga nantinya Kemenkeu akan mendorong Kabupaten Banyuwangi bisa menjadi pusat perekonomian di Jawa Timur (Jatim).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Pajak Jawa Timur I, Sigit Danang Joyo mengungkapkan bahwa pemilihan Banyuwangi sebagai pusat diskusi ini didasari oleh kekayaan sumber daya alam yang dimiliki kabupaten tersebut. 

Hal itu diketahui mulai dari infrastruktur yang memadai, pelabuhan, perikanan, pertambangan emas, hingga pabrik kereta api terbesar se-Asia Tenggara, PT INKA, Banyuwangi memiliki pondasi yang kuat untuk tumbuh.

“Banyuwangi mempunyai sumber daya pembangunan yang luar biasa, sehingga kami dorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Sigit, Jumat (02/08/2024).

Pasalnya, selama 13 tahun terakhir, Banyuwangi telah mengalami transformasi yang signifikan, dari yang sebelumnya dikenal sebagai kota santet menjadi destinasi wisata yang menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

"Alhamdulillah dari tahun ke tahun kami bisa merubah diri menjadi Banyuwangi yang dicintai masyarakat karena pembangunan dan pariwisatanya” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Selain itu, keberhasilan Banyuwangi dalam mengembangkan sektor pariwisata menjadi daya tarik tersendiri. Dengan adanya destinasi wisata kelas dunia dan dukungan infrastruktur seperti hotel berbintang, Banyuwangi semakin menarik minat investor untuk berinvestasi di berbagai sektor. 

Lebih lanjut, Bupati Ipuk berharap, berbagai pihak yang terlibat dalam forum tersebut akan turut mengangkat potensi Banyuwangi dalam menggerakkan dan mendukung perekonomian Jatim.  

“Tentunya pertumbuhan suatu daerah akan saling terkait dengan daerah lainnya. Banyuwangi juga siap berkolaborasi dengan wilayah disekitarnya,” tegasnya. by-01/dsy

Berita Terbaru

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan temukan data ganda penerima hingga mencapai 6 juta orang. Kepala BGN Sudaryono mengatakan data g…

Pengangguran Terbuka Mei 2026 Turun 0,03% Poin

Pengangguran Terbuka Mei 2026 Turun 0,03% Poin

Jumat, 07 Agu 2026 08:49 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 4,65%. Angka ini mengalami penurunan 0,03% p…