Dongkrak Ekonomi Melejit, Baznas Berdayakan 20 Peternak Mustahik di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau peternakan warga di Lamongan. SP/ LMG
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau peternakan warga di Lamongan. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sejumlah peternak yang termasuk dalam kategori penerima zakat (mustahik) di Desa Giri, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan mendapat perhatian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Balai Ternak.

Diketahui, program ini melibatkan 20 peternak dengan jumlah ternak per Agustus 2024 sebanyak 158 domba terdiri dari enam pejantan Dorper, 72. Bakalan jantan, dan 80 induk betina. Sebagai langkah mengembangkan ekonomi mustahik dan memberdayakan mereka hingga bisa menunaikan zakat atau menjadi muzaki.

"Balai Ternak Baznas merupakan salah satu upaya kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan," kata Pimpinan Baznas RI Pembina Wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim) Nur Chamdani, Minggu (18/08/2024).

Dengan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, para peternak, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya, pihaknya optimistis Balai Ternak Baznas akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Lamongan.

Tentu saja, program ini disambut baik oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi peternak di Lamongan.

"Semoga kolaborasi antara Baznas, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik, dan mendapatkan hasil yang optimal bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Lamongan," ucapnya.

Sebagai informasi, Balai Ternak Baznas merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik dalam sektor peternakan, yang memadukan konsep pembibitan ternak dan penggemukan ternak, dengan pemberdayaan masyarakat khususnya petani dan peternak kecil. lm-01/dsy

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…