Dongkrak PAD, Dewan Minta Pemkot Kaji Pengelolaan Parkir TJU

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi C DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Aning Rahmawati
Wakil Ketua Komisi C DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Aning Rahmawati

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) merupakan salah satu suber Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun Menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Aning Rahmawati menilai masih kurang maksimal.  

Aning mengatakan pihak bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya tengah melakukan kajian terkait rencana pemerintah kota Surabaya yang akan melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaan parkir TJU ini. 

Sejauh ini, kata Aning Dishub Surabaya sudah melakukan penambahan titik parkir TJU baru untuk memaksimalkan serapan PAD tersebut. Parkir TJU yang awalnya hanya berjumlah 1388 titik, kini bertambah menjadi 1425 titik. 

Meskipun sudah menambah titik parkir baru, Aning pesimis target pendapatan dari parkir TJU tahun ini bisa terealisasi. Sebab, patokan target pendapatan senilai Rp 65 miliar itu dinilai terlalu tinggi untuk Kota Surabaya. Hal itu yang menurut dia realisasinya akhirnya tidak bisa mencapai target. 

"Kita melihat target dishub ini terlalu tinggi. Karena kalau kita mengacu pada kajian (akademisi) terkait TJU ini, kemampuan maksimal di angka Rp 40 miliar. Jadi targetnya Rp 65 miliar, tercapainya pun hanya 38 persen. Jadi dengan menambah titik parkir pun saya kira akan sulit," kata Aning.

Dewan menurut Aning juga sudah mendorong agar pemerintah kota mempertimbangkan parkir ini dikelola pihak ketiga. Sehingga pendapatan daerah bisa terdongkrak. Hal tersebut rupanya disambut baik oleh pemerintah kota saat pembahasan APBD 2025. Saat ini, mereka tengah menyiapkan kajiannya. 

"Mereka nanti akan menggandeng pihak ketiga di lima wilayah parkir. Sekarang sedang disiapkan kajiannya mengenai titik-titik mana saja yang berpotensi. Sekarang ini sudah ada ada 500 titik parkir lain yang akan diteruskan," ucapnya. 

Ketika sudah menggandeng pihak ketiga, menurut anggota Bangar (Badan Anggaran) DPRD Kota Surabaya ini pengelolaan dan peningkatan pendapatan diharapkan bisa lebih mudah. Rencana ini menurut dia bakal dilaksanakan pada tahun 2025 besok. Saat ini sejumlah titik parkir potensial tengah disiapkan untuk dikelola oleh pihak ketiga. 

Terkait inovasi pembayaran menggunakan Q-ris, menurut dia juga belum bisa maksimal untuk menambah PAD. Belum lagi, komunikasi antara dishub dengan sejumlah pengelola parkir seperti kepala pelataran dan jukir ini belum tuntas. Komunikasi yang dimaksud itu berkaitan dengan pembagian persentase pendapatan. 

"Sehingga, dengan menggunakan Qris pun, tidak akan maksimal. Contoh di balai kota itu sering tidak menggunakan Qris, langsung bayar saja. Jadi memang sulit. Ini by data, pendapatan juga yang dihasilkan jauh, tidak sesuai dengan target titik Qris yang kita tentukan," ujarnya. 

Oleh karena itu, dengan dikelola pihak ketiga, bisa menjadi solusi untuk permasalahan parkir di Surabaya. "Saat ini potensinya masih dihitung. Karena titik parkirnya nanti begitu sudah ketemu yang berpotensi semuanya, nanti disesuaikan dengan kajian dari akademisi UWK. Jadi nanti keliatan potensinya sampai berapa. Harapannya nanti 2025 bisa menggenjot pendapatan parkir," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, dijatuhi pidana dua bulan sepuluh hari penjara dalam p…

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…