Pemkab Ngawi Genjot Pertanian Ramah Lingkungan, Siapkan 50 Ribu Hektar Lahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Lahan pertanian di Ngawi, Jawa Timur yang menggunakan bahan organik untuk mendukung pertanian ramah lingkungan. SP/ NGW
Ilustrasi. Lahan pertanian di Ngawi, Jawa Timur yang menggunakan bahan organik untuk mendukung pertanian ramah lingkungan. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi terus mengencerkan kesejahteraan para petani dengan memperluas lahan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB) di wilayahnya sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional melalui bahan organik. 

Pemkab telah menyediakan seluas total 50.000 hektar lahan pertanian, dan sudah sekitar 12.800 hektar atau seperempat luasan telah diterapkan sistem PRLB. Tentu saja langkah tersebut untuk memastikan penggunaan bahan organik serta memulihkan unsur hara tanah akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dari waktu ke waktu.

"Seperempat lahan kita sudah menerapkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Target kita, setidaknya setengah dari total lahan pertanian dapat beralih ke PRLB, sehingga alokasi pupuk subsidi yang hanya 40% tidak memberi dampak negatif terhadap petani Ngawi," ungkap Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, Selasa (20/082024).

Sementara itu, sejumlah langkah dan inovasi terus dilakukan untuk mendorong dan memperluas pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di Ngawi. Di antaranya "Electricity for Farming", mandiri benih In-situ di Ngawi agar benih mudah didapat, serta hilirisasi pertanian bekerja sama dengan "offtaker" yang menampung hasil panen padi Kabupaten Ngawi.

Selain itu, pihaknya juga melakukan mitigasi terhadap dampak kemarau, diantaranya melalui perbaikan irigasi tersier, perpompaan, sumur "submersible", penyediaan varietas toleran kering, serta bantuan benih.

Sebagai informasi, Ngawi menjadi salah satu lumbung pangan besar di Indonesia. Dengan pengurangan bahan kimia dan peralihan ke pertanian organik diharapkan mampu menghasilkan mutu produksi padi yang lebih baik untuk mendukung ketahanan pangan nasional, serta berdampak positif pada sektor kesehatan dan lingkungan. ng-01/dsy

Berita Terbaru

DD Dipangkas 58 Persen, Kades Kedinding Manfaatkan BK untuk Bangun Infrastruktur

DD Dipangkas 58 Persen, Kades Kedinding Manfaatkan BK untuk Bangun Infrastruktur

Senin, 17 Agu 2026 11:36 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kendati anggaran pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dikhawatirkan terganggu karena adanya pemangkasan…

Angka Stunting Masih Tinggi, Pemkab Bangkalan Canangkan Program KCS

Angka Stunting Masih Tinggi, Pemkab Bangkalan Canangkan Program KCS

Senin, 17 Agu 2026 11:31 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti angka kasus stunting di wilayah Kabupaten Bangkalan yang masih tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat…

Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Pemkot Madiun Fasilitasi Pelatihan Digital Lewat POS

Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Pemkot Madiun Fasilitasi Pelatihan Digital Lewat POS

Senin, 17 Agu 2026 11:00 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) wilayah setempat…

Lewat ‘Wadul Gus'e, Pemkab Jember Tutup Outlet Minuman Keras Tak Berizin

Lewat ‘Wadul Gus'e, Pemkab Jember Tutup Outlet Minuman Keras Tak Berizin

Senin, 17 Agu 2026 10:52 WIB

Senin, 17 Agu 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melalui kanal Wadul Gus'e, Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Jember mendapat pengaduan masyarakat dan akhirnya menutup outlet minuman …

Tekan Inflasi, Pemprov Jatim Kembali Gelar Pasar Murah di Surabaya

Tekan Inflasi, Pemprov Jatim Kembali Gelar Pasar Murah di Surabaya

Minggu, 16 Agu 2026 18:21 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah untuk menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperkuat daya beli m…

Sempat Pesimistis, Kristina Mahendra Sabet BGO Ladies Petra Golf Tournament 2026

Sempat Pesimistis, Kristina Mahendra Sabet BGO Ladies Petra Golf Tournament 2026

Minggu, 16 Agu 2026 15:26 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:26 WIB

SurabayaPagi, Pasuruan — Keraguan sempat mengiringi langkah Kristina Mahendra ketika mengikuti Petra Golf Tournament 2026 di Taman Dayu Golf, Pasuruan, Sabtu (…