Toleransi Berbudaya di Kamar Mandi, Ciptakan Rasa Aman dan Enjoy di Sekolah

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SMPN 1 Candi Sidoarjo turut menerapkan toleransi dalam berbudaya di kamar mandi untuk keamanan dan kenyamanan siswa/i nya. SP/ HIKMAH
SMPN 1 Candi Sidoarjo turut menerapkan toleransi dalam berbudaya di kamar mandi untuk keamanan dan kenyamanan siswa/i nya. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sikap toleransi menjadi salah satu kebutuhan sikap yang sangat penting, agar terciptanya saling menghargai dan menghormati. Hal tersebut dipraktekkan sekolah SMPN 1 Candi Sidoarjo yang punya satgas toleransi gerakan asah, asih asuh.

Sekolah ini, sangat peduli dengan fasilitas sekolah yang aman dan ramah anak, dimulai dari ruang toilet yang memisahkan toilet putra dan putri juga dilengkapi dengan peralatan di dalamnya menyesuaikan dengan kondisi siswa reguler maupun inklusi.

Begitu juga dengan kondisi, ruang belajar lainya seperti perpustakaan, kantin serta fasilitas olahraga sangat rapi  demi memenuhi kebutuhan siswa di sekolah. Semuanya terasa aman, nyaman dan menyenangkan membuat para siswa merasa enjoy dalam belajar sehari-hari.

"Peduli dan berbudaya serta berbasis lingkungan hal ini mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak anak dalam belajar juga melindungi anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan yang salah,” papar Waka Humas SMPN 1 Candi, Rita Dewi Permatasari, Sabtu (24/08/2024).

Dibeberkan dengan gamblang oleh Rita, hal kecil namun punya peranan besar di sekolah, misalnya toilet sekolah sangat diperhatikan oleh SMPN 1 Candi pasalnya demi menjaga kebersihan dan kesehatan juga antisipasi di sekolah, seperti lingkungan belajar yang tidak sehat, terjadi kekerasan antar peserta didik maupun kekerasan yang dilakukan oleh pendidik dan tenaga kependidikan juga sebab musabab lainnya.

"Jika sudah terbentuk perilaku pendidikan yang berkarakter dan lingkungan sekolah yang sehat dan ramah dapat menjamin terpenuhinya hak anak sehingga memungkinkan anak belajar dengan baik dan menyenangkan sehingga dapat mengekspresikan  potensinya dengan baik pula," ujarnya.

Selain itu, menurut  Waka kesiswaan ini, dengan jumlah ratusan siswa di sekolah, maka sikap toleransi, berbudaya antri, saling menghormati  berharap bisa menciptakan hubungan antar warga sekolah yang lebih baik demikian juga bila belajar, di perpustakaan, kantin serta fasilitas olahraga harus bertoleransi tidak terjadi kekerasan demi memenuhi kebutuhan siswa di sekolah. Semuanya terasa aman, nyaman dan menyenangkan membuat para siswa merasa enjoy dalam belajar sehari-hari. 

“Memang ekosistem toleransi tidak cukup hanya sebatas ucapan dan administrasi saja. Melainkan harus ada tindakan nyata dari lingkungan sekolah itu sendiri,” jelasnya.

Mewujudkan sekolah toleransi harus melibatkan semua ekosistem sekolah, mulai dari kepala sekolah, siswa, guru bahkan tukang kebun juga harus memiliki sikap toleransi. Hdk/hik

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…