Edukasi Kelistrikan, PLN UIT JBM Jaga Kontinuitas Penyaluran Listrik Dan Keselamatan Warga

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Menjaga keandalan suplai listrik ke seluruh pelanggan di Jawa Timur menjadi komitmen PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) sebagai pemenuhan kebutuhan hidup serta penggerak perekonomian masyarakat dengan pengawasan rutin petugas memastikan kondisi infrastruktur kelistrikan aman dari potensi yang dapat mengganggu sistem transmisi.

Pemahaman kepada masyarakat, khususnya yang menyangkut keselamatan ketenagalistrikan diberikan kepada warga yang beraktivitas dibawah jaringan transmisi. 

“Libur panjang akhir pekan kemarin, petugas ground patrol terus menyampaikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada petani yang ditemukan menggunakan plastik mulsa, tali aluminium foil sebagai media pengusir hama burung di sawah yang berada dibawah jaringan SUTT/SUTET (Saluran Udara Tegangan Tinggi/Ekstra Tinggi)," ungkap Amiruddin, General Manager PLN UIT JBM.

Amiruddin menyampaikan, edukasi yang diberikan kepada para petani disampaikan dengan penjelasan sederhana yang mudah dimengerti. 

“Petugas mengedukasi petani dibawah SUTT 150 kV Cerme – Manyar yang menggunakan aluminium foil untuk mengusir hama, sebelumnya juga plastik mulsa yang digunakan petani bawang di jalur SUTT 150 kV Tuban – Kerek, Kabupaten Tuban. PLN terus menerangkan dengan sederhana mengapa benda-benda ini berpotensi mengganggu sistem transmisi, agar mudah dipahami. Memasuki musim ekstrim dengan curah hujan tinggi, plastik mulsa, tali genjreng atau aluminium foil ini berpotensi terbang tertiup angin mengenai konduktor SUTT/SUTET dan mengganggu suplai kelistrikan. Selain itu, juga edukasi mengajak masyarakat mulai dewasa hingga anak-anak yang hobby bermain layang - layang agar tidak bermain layang-layang dekat jaringan transmisi dan tidak menggunakan benang dari bahan kawat," papar Amiruddin menjelaskan.

Amiruddin menyebut, PLN tidak hanya melarang penggunaan benda yang berpotensi membahayakan keandalan suplai kelistrikan dengan terganggunya fungsi peralatan, melainkan juga sampaikan solusi yang bisa dilakukan masyarakat. 

“Pengusir hama tentu dibutuhkan oleh petani, sehingga petugas tentu juga menyarankan solusi yang bisa dilakukan petani memotong aluminium foil menjadi potongan yang pendek dan diikatkan kuat pada tali tampar yang dibentangkan di sepanjang sawah mereka, atau para petani juga bisa menggunakan pengeras suara dan lampu untuk mengusir hama burung yang dapat merusak hasil panen," tambahnya.

Melalui patrol rutin petugas ini selain untuk memastikan infrastruktur kelistrikan aman, juga untuk membuat warga lebih aware akan keselamatan ketenagalistrikan.

"Keselamatan Ketenagalistrikan perlu menjadi perhatian serta kepedulian seluruh masyarakat karena terkait dengan jiwa manusia. Kami berharap masyarakat yang sudah mendapat sosialisasi dan edukasi dari PLN juga dapat meneruskan edukasinya kepada masyarakat lainnya," pungkasnya. Byb

Berita Terbaru

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Hamparan pesisir di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, kini tak lagi sepenuhnya laut. Di sejumlah titik, air telah berganti menjadi d…

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…