Jombang Dilanda Hujan Es dan Angin Kencang, 1 Rumah Warga Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fenomena hujan es terjadi di wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Fenomena hujan es terjadi di wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini wilayah Jombang, Jawa Timur dilanda hujan es disertai angin kencang yang terjadi di 2 dusun di Desa Balong Gemek, Megaluh, hingga menyebabkan satu rumah warga sekitar rusak, pada Selasa (24/09/2024).

Sedangkan, viralnya fenomena tersebut berawal dari unggahan video di akun media sosial wargajombang. Terlihat butiran es berwarna putih kecil berserakan di teras rumah warga. 

Kepala Desa (Kades) Balong Gemek, Sugeng mengatakan hujan es mengguyur Dusun Balongsuruh dan Dusun Balonggemek sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelum itu, terjadi mendung gelap, lalu hujan deras disertai angin kencang. Lalu, sekitar 10-15 menit kemudian barulah hujan es mengguyur wilayah tersebut.

Butiran es batu sebesar kelereng berjatuhan dari langit. Fenomena alam langka ini sontak menghebohkan warga dua dusun tersebut. "Kami menerima laporan hujan es di Dusun Balongsuruh dan Dusun Balonggemek," jelas Kades Sugeng, Rabu (25/09/2024).

Lebih lanjut, Supervisor Pusdalops BPBD Jombang Stevie Maria memastikan tidak ada korban jiwa akibat hujan es ini. Hanya saja 1 rumah warga rusak bagian atapnya. Yaitu rumah Moh Yadi di Dusun Balongsuruh.

“Adanya butiran es ini jatuh karena terlalu berat untuk terangkat arus udara, sehingga mereka jatuh sebagai hujan es batu,” katanya.

Sebagai informasi, fenomena hujan es yang melanda wilayah Jombang dipicu cuaca yang tidak stabil, arus udara naik, pembekuan butiran air, serta arus udara yang naik turun di dalam awan. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu Imbas Nilai Rupiah Terjun Bebas ke Level Terendah

Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu Imbas Nilai Rupiah Terjun Bebas ke Level Terendah

Senin, 18 Mei 2026 14:38 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Mengikuti melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga ke level terendah. Hal itu mempengaruhi kondisi ekonomi…

Perbaikan Jembatan, Akses Utama Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total Selama 7 Bulan

Perbaikan Jembatan, Akses Utama Tulungagung-Trenggalek Ditutup Total Selama 7 Bulan

Senin, 18 Mei 2026 14:23 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti progres perbaikan jembatan di sejumlah rute alternatif penghubung dua kabupaten, yakni akses jalan nasional…

Klaim Penghasilan Jauh di Atas UMK, Pengamen dan Pengemis di Tuban Tolak Ditertibkan

Klaim Penghasilan Jauh di Atas UMK, Pengamen dan Pengemis di Tuban Tolak Ditertibkan

Senin, 18 Mei 2026 14:13 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Menindaklanjuti ketertiban dan kenyamanan di jalan dan kawasan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Perluasan Lahan 3 Ribu Hektare, Pemkab Tulungagung Genjot Produksi Tebu Nasional

Lewat Perluasan Lahan 3 Ribu Hektare, Pemkab Tulungagung Genjot Produksi Tebu Nasional

Senin, 18 Mei 2026 14:03 WIB

Senin, 18 Mei 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka mendukung swasembada tebu nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berkomitmen berupaya membangun kerja…

Kendaraan Menuju Surabaya Membludak saat Arus Balik Long Weekend

Kendaraan Menuju Surabaya Membludak saat Arus Balik Long Weekend

Senin, 18 Mei 2026 13:04 WIB

Senin, 18 Mei 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca libur panjang (long weekend) Kenaikan Yesus Kristus 2026 telah usai, kini tercatat arus balik kendaraan yang masuk ke…

Gegara Obat Nyamuk, Rumah di Kedung Anyar Surabaya Terbakar Hebat

Gegara Obat Nyamuk, Rumah di Kedung Anyar Surabaya Terbakar Hebat

Senin, 18 Mei 2026 12:13 WIB

Senin, 18 Mei 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kota Surabaya tiba-tiba menyala merah lantaran api membakar rumah di Kedung Anyar Tengah, RT 03/8, Kelurahan Sawahan, Kecamatan…