Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemdes Semambung Gelar Pelatihan Budikdamber

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan pelatihan Budikdamber di pendopo kantor Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu. SP/JUM
Kegiatan pelatihan Budikdamber di pendopo kantor Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Semambung, Kecamatan Wonoayu,  bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sidoarjo menggelar pelatihan budidaya ikan dalam ember (Budikdamber). Kegiatan pelatihan diikuti oleh 25 peserta ini digelar di pendopo kantor desa setempat, Rabu (25/9/2024).

Kepala Desa (Kades) Semambung, Naning Andriar mengatakan, terkait Budikdamber ini dilakukan pelatihan secara teori dan praktek langsung.

Pelatihan yang diberikan dengan menghadirkan narasumber dari Dinas  Kelautan dan Perikanan Sidoarjo.

“Hari ini diberikan teori, praktek dan sarana-sarana satu paket Budikdamber (untuk satu peserta), yaitu berupa benih ikan lele, bibit kangkung, dan pakan ikan,” katanya.

Melalui pelatihan ini pihaknya berharap, Budikdamber tidak hanya dilakukan saat pelatihan saja, melainkan dapat terus dilanjutkan. Para peserta pun diharapkan dapat mengembangkan hasil dari pelatihan tersebut.

“Harapan ke depannya para peserta bisa berswadaya, dan bisa secara mandiri melaksanakan budidaya di rumah masing-masing,” ucapnya seraya menyatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Sementara narasumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Agus Triyono mengharapkan, para peserta dapat mengikuti pelatihan secara serius. Sehingga hasil dari pelatihan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan.

"Kalau itu mampu dibudidayakan, itu sudah luar biasa, lebih dari cukup untuk rumah tangga. Jangan sampai setelah dipanen nantinya budidaya dihentikan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, perhatian dari pemerintah sudah luar biasa, seperti dalam memberikan bibit. Namun tentunya hal tersebut harus dikembangkan.

Dari 3 ember yang dimiliki, dalam waktu enam bulan dapat bertambah menjadi enam ember.

“Dari tiga ember, karena panennya 3-4 bulan, selama enam bulan diharapkan menjadi enam ember. Kalau sudah niat, saya yakin akan berhasil. Tapi betul-betul harus melihat caranya, berapa hari buang air dan ganti pakannya,” pungkasnya. zam/jum

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…