Kemenag Sumenep Gencar Perkuat Moderasi Beragama Para Guru SD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para guru SD di Sumenep, Jawa Timur saat mengikuti pelatihan tentang program dan penguatan moderasi beragama. SP/ SMP
Para guru SD di Sumenep, Jawa Timur saat mengikuti pelatihan tentang program dan penguatan moderasi beragama. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya mewujudkan pola pikir inklusif dan toleran di kalangan masyarakat, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep mulai gencar melakukan penguatan moderasi beragama kepada para guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Ganding, Lenteng, dan Guluk-Guluk.

Kepala Kantor Kemenag Sumenep Abdul Wasid di Sumenep mengungkap program yang diikuti oleh puluhan guru dari berbagai SD diharapkan dapat menekankan peran penting guru dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada siswa. 

"Para guru, terutama guru yang mengajar di lembaga pendidikan dasar, penting untuk memahami tentang moderasi beragama, karena sebagai pendidik mereka memiliki tanggung jawab besar untuk membentuk karakter dan pemahaman anak didiknya mengenai pentingnya toleransi dan kerukunan antar-umat beragama," jelasnya, Minggu (29/09/2024).

Sebagai informasi, moderasi beragama merupakan program prioritas Kemenag RI yang diluncurkan sejak 2018 dan menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2020.

Ada sembilan poin dari program penguatan moderasi beragama tersebut, yakni kemanusiaan, kemaslahatan umum, adil, berimbang, taat konstitusi, komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penghargaan kepada tradisi.

"Salah satu upaya untuk mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dari sembilan kata kunci ini diantaranya dengan cara meningkatkan pendidikan agama yang memadai, mengembangkan program-program edukasi yang mengajarkan nilai-nilai moderat, mendorong kerja sama antar-agama dalam mempromosikan toleransi dan persaudaraan," kata Wasid.

Karena itu para tenaga pendidik perlu diberi pemahaman tentang moderasi beragama tersebut, serta bagaimana cara mengimplementasikan dalam proses pembelajaran sehari-hari.

"Tujuannya agar para guru ini tidak hanya bisa mencetak generasi yang cerdas secara akademis, akan tetapi juga memiliki sikap toleran dan menghargai perbedaan," katanya.

Selain memberikan pelatihan kepada para guru, penguatan moderasi beragama di kabupaten ini juga dilakukan dengan bekerja sama dengan sejumlah organisasi keagamaan, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). sm-01/dsy

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…