Remaja 18 Tahun di Blitar Tewas Usai Terjun ke Sungai

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Seorang remaja 18 tahun warga kecamatan Sutojayan kabupaten Blitar tewas usai terjun ke sungai. Kejadian tenggelamnya korban yang diketahui bernama Andika BS kini ditangani Polsek Lodoyo Timur.

Kapolsek Lodoyo Timur Polres Blitar AKP Nurwasis pada wartawan melalui Kasi Humas Ipda Putut Iswahyudi mengatakan, korban semula bersama dua temannya Bagas (16) dan MR (7) menuju ke sungai irigasi di kelurahan Jegu dengan mengendarai motor Revo nopol AG 6775 OCC.

"Setelah sampai di Sungai Irigasi mereka bertiga ngobrol, tak lama kemudian korban Andika setelah melepas celana langsung terjun ke aliran sungai yang berpusar, untuk kedalam air kurang  lebih 3 meteran, tak lama kemudian tubuh korban muncul dengan kaki di atas kepala dalam air, melihat itu saksi Bagas mencoba menarik celana pendek korban untuk pertolongan sampai celana korban sobek," terang Ipda Putut.

Setelah korban berhasil diangkat oleh saksi bersama beberapa warga, namun korban tidak bergerak mulut keluarkan busa, melihat kondisi korban, saksi lari ke rumah korban menyampaikan peristiwa tersebut kepada orang tua korban.

"Selanjutnya setelah saksi melaporkan ke orang tuanya (ibu korban), langsung menuju TKP bersama paman korban langsung melihat kondisi korban, dan warga sekitar melaporkan ke Polsek Lotim," tambah Ipda Putut.

Setelah petugas Kapolsek Lotim, Unit Reskrim Polres Blitar unit Inafis Reskrim Polres Blitar bersama petugas Kesehatan Puskesmas Sutojayan lakukan olah TKP dan pemeriksaan kondisi korban.

"Saat olah TKP diketahui luka korban pada pelipis kepala bagian kanan terdapat memar sepanjang 1-2 Cm, juga pipi kiri memar, mata memerah, untuk fisik tubuh korban bersih dari benturan, untuk hidung keluarkan busa air, atas kejadian tersebut pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi, dan membuat surat pernyataan bermaterai, dan menerima  atas musibah tersebut, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarganya,” Ipda mengakhiri keterangannya. Les

Berita Terbaru

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mengoptimalkan fungsi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana…

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mengatasi masalah aliran irigasi sawah para petani selama musim kemarau berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kontes ternak yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, pihaknya mulai gencar mencari Kambing Senduro dan…

Sumur Warga Mengering, 25 Desa di Trenggalek Alami Krisis Air Bersih

Sumur Warga Mengering, 25 Desa di Trenggalek Alami Krisis Air Bersih

Rabu, 19 Agu 2026 14:57 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama musim kemarau saat ini, BPBD Kabupaten Trenggalek mencatat terdapat 25 desa di 10 kecamatan yang mengalami kekurangan air…