Berawal Usaha Peti Mati, Suwito Muliadi Maknai Perpisahan Dengan Berdirinya Rumah Duka Heaven

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Suwito Muliadi, pemilik Heaven Group, tak hanya mengelola rumah duka. Namun, menghadirkan konsep baru dalam industri ini, yakni perpisahan yang elegan, penuh makna, dan jauh dari kesan muram.

Selama ini, Suwito dapat bertahan dan memperluas usahanya berkat inovasi dan dedikasinya. Dirinya membagikan pengalaman dan pandangannya di hadapan para pemimpin perusahaan yang tergabung dalam organisasi CEO Jatim bahwa pemakaman tidak harus dilakukan dengan rasa prihatin.

“Saya tahu rasanya, jika digetok saat pemakaman itu paling tidak enak. Masak keluarga sedang berduka, justru dibuat lebih sedih lagi. Karena itu, konsep kami berbeda dari yang biasanya,” ujarnya, saat menerima kunjungan organisasi CEO Jatim di Grand Heaven Surabaya, Sabtu (5/10/2024).

Jalan panjang karir Suwito dimulai dari mewarisi usaha toko peti mati dari sang ayah. Suwito mengenang bahwa pada saat itu dirinya harus mengantar peti mati tersebut kerumah duka.

"Pada saat itulah saya berpikir, kasihan sekali keluarga yang sedang berduka kok disiksa dengan atap seng yang panas, seperi dalam sauna," ujarnya.

Suwito menyebut bahwa seharusnya kaluarga yang berduka tidak mengalami penderitaan disaat mereka kehilangan sanak keluarganya.

Oleh sebab itu, Suwito berpikir bahwa layanan persemayaman seharusnya dapat dibuat lebih layak lagi.

“Memang berat, tapi perpisahan juga bisa menjadi perayaan kehidupan yang dijalani penuh cinta,” tuturnya.

Transformasi dari toko peti mati, hingga menjadi jaringan rumah duka terpandang Heaven Group, bermula dari toko peti mati sederhana milik ayahnya.

Dia mengisahkan awal perjalanannya yang dipenuhi kesulitan. Salah satunya kondisi rumah duka yang memprihatinkan. 

“Dulu, rumah duka panas, atapnya seng seperti sauna. Kasihan keluarga yang berduka harus mengalami itu. Maka, saya pikir harus ada layanan persemayaman yang lebih layak,” kenangnya.

Untuk mewujudkan itu, Suwito rajin melakukan riset. Bahkan sering memperpanjang waktu liburannya, untuk mempelajari sistem pemakaman di berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat. 

Hasil dari riset itu, ia implementasikan di Grand Heaven. Sehingga, kini para pelaku bisnis dari Singapura datang belajar ke tempatnya.

Dalam bisnis rumah duka, Suwito juga menekankan pentingnya menjaga etika dan tidak “getok harga” pada keluarga yang sedang berduka.

“Kami menyediakan paket sesuai kebutuhan, agar klien merasa dihargai. Penting bagi kami untuk menghadirkan layanan yang indah dan bermakna, tanpa membebani mereka secara finansial,” jelasnya.

Selain itu, Suwito juga tidak melupakan sisi sosial. Karena Heaven Group sering memberikan layanan gratis untuk tokoh agama atau warga miskin yang meninggal.

“Tak lupa, kami juga memberikan donasi berupa pelayanan kedukaan secara gratis atau bebas biaya, bagi umat atau warga yang tidak mampu, sebagai wujud penghormatan”, pungkasnya. Byb

Berita Terbaru

Kejati Jatim Bongkar Dugaan Korupsi KUR yang Menyeret Mantan Pimpinan Cabang dan Dua Collection Agent

Kejati Jatim Bongkar Dugaan Korupsi KUR yang Menyeret Mantan Pimpinan Cabang dan Dua Collection Agent

Kamis, 09 Jul 2026 11:15 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur membongkardugaan praktik korupsi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di PT BNI (Persero) T…

PKB Jalankan Perintah Kiai, Dukung Penuh Muktamar NU di Tambakberas Jombang

PKB Jalankan Perintah Kiai, Dukung Penuh Muktamar NU di Tambakberas Jombang

Kamis, 09 Jul 2026 11:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI, SURABAYA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes B…

Pemkot Surabaya Terus Perkuat Transformasi Digital dan Pelayanan Publik

Pemkot Surabaya Terus Perkuat Transformasi Digital dan Pelayanan Publik

Kamis, 09 Jul 2026 11:05 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat transformasi digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempertegas posisinya sebagai salah satu…

Layanan VCT HIV, Dinkes Kota Malang Sebut Sudah Tersedia di Setiap Puskesmas

Layanan VCT HIV, Dinkes Kota Malang Sebut Sudah Tersedia di Setiap Puskesmas

Kamis, 09 Jul 2026 10:58 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya strategis mendeteksi dini kasus human immunodeficiency virus (HIV), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Jawa Timur…

Sengketa Tembok Mutiara Regency Sidoarjo: Kuasa Hukum Bupati Sidoarjo Yakin Gugatan Warga Ditolak PTUN

Sengketa Tembok Mutiara Regency Sidoarjo: Kuasa Hukum Bupati Sidoarjo Yakin Gugatan Warga Ditolak PTUN

Kamis, 09 Jul 2026 10:53 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Sidang sengketa pembongkaran tembok pembatas antara Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City di Desa Banjarbendo, Sidoarjo, m…

Musim Kemarau, Disperkim Kota Madiun Intensifkan Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Musim Kemarau, Disperkim Kota Madiun Intensifkan Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Kamis, 09 Jul 2026 10:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanuti meningkatnya hembusan angin kencang saat memasuki puncak musim kemarau, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas…