SMPN 2 Sukodono Gaungkan Gerakan Seribu Sholat Dhuhur Berjamaah

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Khusuk dan khidmat saat pelaksana Sholat zhuhur seribu jamaah di Masjid Budi Utomo. SP/ HDK
Khusuk dan khidmat saat pelaksana Sholat zhuhur seribu jamaah di Masjid Budi Utomo. SP/ HDK

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan siswa, memperkokoh silaturahmi, dan memperkuat semangat kebersamaan sesama umat muslim juga yang beragama lain, SMP Negeri 2 Sukodono, menggaungkan Gerakan Seribu salat dhuhur berjamaah bagi para guru dan siswa siswinya.

Program yang juga untuk membangun karakter pelajar regius ini menurut, Mar'atus Solicha SPd, MPd selaku Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 2 Sukodono sudah lama dijalankan, namun dari tahun ke tahun  ada perubahan dan peningkatan kegiatan.

Gerakan salat berjamaah disekolah ini, setiap harinya melibatkan ribuan siswa dalam melaksanakan salat bersama di Masjid  Budi Utomo, dimana kegiatan ini biasanya diiringi dengan acara lain seperti zikir, shalawatan, maupun tahfidz Al Qur'an.

 Selain meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan memperbaiki akhlak dan adab dalam ibadah, pergerakan yang di gelontorkan setiap hari ini juga dimaksudkan agar dapat memperkokoh membangun semangat kebersamaan dan silaturahmi sesama muslim. 

"Gerakan ini juga peduli pada pelajar non muslim sekaligus siswi yang absen tidak ikut sholat karena berhalangan tetap ada pembelajaran agama," ujar Mar'atus, Sabtu (19/10/2024).

Selanjutnya, di jelaskan oleh Ibu Kasek yang ramah namun berwibawa ini. Sebelum pelaksanaan giat gerakan sholat bersama bagi seluruh warga sekolah,  tim takmir Masjid Budi Utomo SMPN 2 Sukodono, sudah menetapkan jadwal sholat sekaligus para pembina yang bertugas mengurus pelajar yang absen tidak  ikut sholat.

"Jadi dalam pergerakan ini sangat menyeluruh, selain meningkatkan disiplin religius siswa dalam pembiasaan taat sholat juga ada gerakan peduli untuk membina siswi yang tidak ikut sholat karena berhalangan untuk tetap belajar fiqkih agama bersama tim guru pembina keputrian yang sudah ditentukan oleh takmir masjid," paparnya.

Dicontohkan oleh Mar'atus Solicha, pola bimbingan bagi oleh para siswa yang sedang berhalangan tidak ikut sholat berjamah itu bukan dilakukan satgas takmir Masjid Budi Utomo, namun oleh para gurunya, bertempat di ruang kelas yang berbeda, misalnya kelas 7 bimbingan berada di kelas A, kelas 8 berada di kelas B," urainya.

Sedangkan untuk siswa dan siswi SMP 2 Sukodono yang memeluk agama lain dalam pergerakan ini juga mengikuti pelajaran agama. Namun dalam kesempatan yang sama mereka dibimbing para guru agama yang sesuai dengan keyakinan masing masing.

"Siswa beragama kristen dibina oleh para guru  bidang agama Kristen," tutur Mar'atus.

Program gerakan seribu sholat dzuhur berjamaah bagi seluruh warga sekolah SMP Negeri yang berada di Desa Plumbungan Sukodono ini, juga  bertujuan untuk memperkuat kompetensi dan karakter siswa sesuai,

dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurmer saat ini di antaranya Salah satu nilai dalam Profil Pelajar Pancasila adalah beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. 

Di sebutkan pula, program ini juga untuk membangun kemandirian Seorang siswa. Bila mereka memiliki kemandirian, menjalankan sholat tanpa di suruh  mereka akan memiliki rasa tanggung jawab akan iman dan taqwa yang besar dalam bertindak, berpikir, memiliki prinsip, integritas tinggi.

Rentetan dari Pergerakan sholat ini yang tak kalah pentingnya yakni program pembiasaan doa sentral yang dilakukan oleh seluruh para siswa dan siswi pada awal di gelar belajar mengajar juga di akhir pelajaran sebagai upaya melatih hafalan surat surat pendek Al Qur'an.

Ada pula pembiasan piket salam menyambut kedatangan siswa sebagai bentuk pembiasaan agar tumbuh sifat saling menyemangati dalam belajar, terbangun rasa silahturahmi  menebar keselamatan dengan mengucapkan "Assalamu'alaikum" sebagai wujud penghormatan kepada sesama dan penghambaan kepada Allah SWT.  Hdk

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…