Luncurkan Program SSN, Pemkab Pacitan Integrasikan Pembelajaran Madrasah Diniyah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kabupaten Pacitan meluncurkan program Sekolah Sak Ngajine (SSN) Integrasi Sekolah Madrasah Diniyah (Madin), seperti belajar baca Al Quran, pelajaran fiqih dan lain sebagainya. SP/ PCT
Pemerintah Kabupaten Pacitan meluncurkan program Sekolah Sak Ngajine (SSN) Integrasi Sekolah Madrasah Diniyah (Madin), seperti belajar baca Al Quran, pelajaran fiqih dan lain sebagainya. SP/ PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Dalam rangka mendukung kegiatan pendidikan di sekolah formal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Jawa Timur, meluncurkan program Sekolah Sak Ngajine (SSN) yang mengintegrasikan pembelajaran madrasah diniyah yang merupakan bentuk implementasi dari Undang-Undang Pesantren.

"Program ini menjadi salah satu upaya memperkuat pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah," ujar Penasihat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Provinsi Jawa Timur KH Luqman Harist Dimyati, Jumat (13/03/2026).

Diketahui, untuk program tersebut dikatakan penting karena masih banyak umat Islam yang belum mampu membaca Alquran dengan baik, padahal kitab suci itu menjadi sumber utama ajaran dalam kehidupan umat Islam. Selain itu, pihaknya juga menilai jika program SSN berpotensi menjadi percontohan bagi daerah lain karena integrasi madrasah diniyah dengan sekolah formal baru diterapkan di Kabupaten Pacitan.

Saat ini, program madrasah diniyah tersebut telah diterapkan di sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di daerah itu. Sudah terdapat 72 SMP negeri dan swasta di Pacitan dengan jumlah siswa sekitar 13.980 orang yang mengikuti program tersebut dengan melibatkan 347 ustadz dan ustadzah sebagai pengajar.

“Pelaksanaannya bersifat fleksibel karena penentuan jam kegiatan disesuaikan dengan kebijakan sekolah formal dan madrasah diniyah,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan Khemal Pandu Pratikna. pc-01/dsy

Berita Terbaru

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Iran dilaporkan telah melancarkan serangan ke pangkalan AS di Bahrain. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), media Iran…

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi penyimpangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Badan Gizi Nasional…

Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Menteri UMKM Minta Tambahan Anggaran Rp 1,5 Triliun

Kamis, 11 Jun 2026 18:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengusulkan tambahan anggaran Rp 1,5 triliun untuk tahun anggaran…