Direktris PT ASDP, Dibidik KPK Korupsi Rp 1,7 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry yang ditetapkan tersangka oleh KPK.
Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry yang ditetapkan tersangka oleh KPK.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dugaan korupsi di lingkungan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), mulai memanggil Direktur Utama ASDP nonaktif Ira Puspadewi (IP). Doktor bisnis UI ini telah ditetapkan tersangka Rp dugaan 1,27 triliun.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dugaan TPK Proses Kerjasama Usaha (KSU) dan Akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Tahun 2019-2022," kata Jubir KPK Tessa Mahardhika dalam keterangannya, Kamis (24/10/2024).

Pada Maret 2022, ASDP mencaplok PT Jembatan Nusantara. Dilansir dari situs resmi ASDP, PT Jembatan Nusantara, merupakan perusahaan kapal feri swasta yang mengoperasikan 6 lintasan Long Distance Ferry atau LDF dengan jumlah armada 53 unit kapal. Akuisisi tersebut membuat ASDP memiliki 219 unit kapal atau bertambah 53 dari sebelumnya 166 unit kapal.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu pada 17 Juli 2024 mengatakan penyidikan perkara ini sudah dimulai sejak 11 Juli 2024. Sementara itu, Tessa Mahardhika selaku jubir KPK menyampaikan dugaan kerugian negara sementara Rp 1,27 triliun.

"Untuk kegiatan (pengadaan) yang diajukan itu legal. Ini terjadi mulai terjadi kesalahannya itu adalah ketika prosesnya, jadi, barang-barang yang dibeli dari PT JN (Jembatan Nusantara) itu juga kondisinya bukan baru-baru," kata Asep.

"Itu yang kemudian menyebabkan akhirnya terjadi kerugian. Kemudian juga perhitungan dan lain-lain," imbuhnya.

 

Klaim tak Ada Kerugian

Sementara itu, pada Selasa, 15 Oktober 2024, Adjie selaku mantan pemilik PT Jembatan Nusantara mengklaim tidak ada kerugian negara dari proses akuisisi perusahaannya itu. Dia juga mengaku tidak menerima uang apa pun.

"Nggak (terima uang). Saya jual saja. Menurut saya, menurut saya ya, nggak ada (kerugian negara)," ucap Adjie usai menjalani pemeriksaan saat itu.

 

Ira Ajak HMAC, MYH - A

Ira Puspadewi, diduga menjadi tersangka diduga dalam kasus korupsi MoU PT ASDP serta akuisi PT Jembatan Nusantara.

Selain Ira, ada tiga nama lain yang juga ditetapkan sebagai tersangka yakni, HMAC, MYH dan A.

"KPK telah menetapkan 4 orang tersangka, inisial HMAC, MYH, IP, dan A. Kegiatan itu terkait TPU dalam Proses KSU dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Tahun 2019-2022," tambah Jubir KPK Tessa.

Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira menjabat sebagai Direktur Ritel, Jaringan, dan SDM PT Pos Indonesia dan Direktur Utama PT Sarinah (Persero).

Sebelum berkarir di BUMN, Ira bekerja selama 17.5 tahun di Gap Inc, perusahaan specialty retailer terbesar Amerika yang antara lain dikenal dengan merk GAP dan Banana Republic.

Jabatan terakhir yang diembannya adalah Direktur Global Initiative untuk Regional Asia (7 negara).

Di dunia Pendidikan, Ira adalah Doktor Manajemen Stratejik dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Kemudian Master in Development Management dari Asian Institute of Management, Filipina serta Sarjana Sosial Ekonomi Peternakan Universitas Brawijaya, Malang

Harta kekayaan Ira Puspadewi, Dirut PT ASDP yang diduga rugikan negara Rp1,27 triliun.

Ira merugikan negara karena terlibat dalam kasus dugaan korupsi kerjasama dan akuisi PT Jembatan Nusantara.

Selain Ira, KPK juga telah menetapkan HMAC, MYH dan A sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

"KPK telah menetapkan 4 orang tersangka, inisial HMAC, MYH, IP, dan A. Kegiatan itu terkait TPU dalam Proses KSU dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Tahun 2019-2022," kata Jubir KPK Tessa.

Total harta kekayaan Ira Puspadewi, Dirut PT ASDP yang diduga rugikan negara Rp1,27 triliun.

Ira merugikan negara karena terlibat dalam kasus dugaan korupsi kerjasama dan akuisi PT Jembatan Nusantara.

Berikut total harta kekayaan Ira Puspadewi, terakhir lapor LHKPN 31 Desember 2022:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 8.800.000.0001. Tanah Seluas 1200 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI 100.000.0002. Tanah dan Bangunan Seluas 102 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI 1.500.000.0003. Tanah dan Bangunan Seluas 102 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI 2.000.000.0004. Tanah dan Bangunan Seluas 208 m2/208 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI 3.000.000.0005. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/150 m2 di KAB / KOTA MALANG, HASIL SENDIRI 2.200.000.000B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 555.000.000

1. MOBIL, MAZDA MINIBUS Tahun 2012, HASIL SENDIRI 185.000.0002. MOBIL, MAZDA CX3 Tahun 2022, HASIL SENDIRI 370.000.000C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 921.600.000D. SURAT BERHARGA Rp 12.406.620.500E. KAS DAN SETARA KAS Rp 4.470.735.063F. HARTA LAINNYA Rp 292.950.000Sub Total Rp 27.446.905.563II. HUTANG Rp 0III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-II) Rp 27.446.905.563. n jk, erc, rmc

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…