Duh ....Terpantau Mobil Branding Yes-Dirham Berada di Lokasi Pelipatan Kertas Suara, Ada Apa....?

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua orang suruhan yang diduga tim dari Paslon 02 terpantau bersama mobil branding nya tengah membawa dan memasukan barang ke mobil dari gudang Bulog. SP/MUHAJIRIN
Dua orang suruhan yang diduga tim dari Paslon 02 terpantau bersama mobil branding nya tengah membawa dan memasukan barang ke mobil dari gudang Bulog. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten  (KPUK) Lamongan memulai melakukan pelipatan kertas suara, pasangan calon bupati dan wakil bupati di Gudang Bulog, Jalan Jaksa Agung Suprapto Sarirejo Kec/Kab. Lamongan pada Selasa (29/10/2024).

Menariknya dalam proses pelipatan kertas suara yang melibatkan 201 petugas lipat itu terkesan ada yang ganjil, seiring dengan beredar video pendek mobil branding Paslon Yes-Dirham diduga berada di lokasi yang seharusnya harus steril.

Mobil jenis grand max yang di branding Paslon no urut 2 tersebut berada di depan gudang pelipatan di area Gudang Bulog Lamongan  sekitar pukul 12.25 wib. Dalam video berdurasi 21 detik itu terlihat ada orang yang mengangkut barang dan dimasukkan ke dalam mobil.

Pertanyaannya ada apa mereka masuk ke area pelipatan yang seharusnya harus steril dari siapapun selain petugas, mulai ramai diperbincangkan di media sosial.

Asumsi publik akhirnya terus bermunculan. "Jangan-jangan proses demokrasi ini sudah mulai diciderai dengan hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan siapapun, apalagi tim sukses dengan dalih apapun tidak  sepatutnya mereka lakukan," kata salah satu warga yang menerima kiriman video itu, tanpa menyebutkan identitas nya.

Suhartono salah satu perwakilan dari KPUK yang berada di lokasi pelipatan membenarkan sempat ada mobil branding Paslon yang masuk ke area Bulog."Iya tadi ada di sini (Gudang Bulog red), teman-teman yang di sini sempat kaget," akunya.

Saat didesak sedang apa mobil itu terparkir dan terlihat memasukan barang ke dalam mobil, Suhartono menyebutkan kalau utusan Paslon Yes - Dirham tengah mengambil pamflet, brosur visi misi sebagai alat sosialisasi Paslon yang dibuat oleh KPUK.

"Tadi utusan Paslon 2 mengambil pamflet dan  APK lainnya untuk sosialisasi, yang memang dititipkan oleh KPU di gudang Bulog, karena di kantor KPU tidak ada tempat untuk penyimpanan APK itu, meski tadi sempat kaget semua," ungkapnya.

Sementara itu, Dwi salah satu petugas dari Kantor POS Lamongan menyebutkan, petugas yang ikut melakukan pelipatan kertas suara ini berjumlah 201. Mereka dipekerjakan selama 3 hari, terhitung mulai Selasa-Kamis. jir

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…