Mengejutkan, Paslon 01 Daftarkan Sengketa Hasil Pilkada Lamongan ke MK

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon bupati Lamongan H. Abdul Ghofur saat menyapa masyarakat pada kampanye Akbar di Desa Kemantren Paciran pada (23/12/2024). SP/MUHAJIRIN
Calon bupati Lamongan H. Abdul Ghofur saat menyapa masyarakat pada kampanye Akbar di Desa Kemantren Paciran pada (23/12/2024). SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Situasi politik di Lamongan kembali menghangat, setelah  Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1 Abdul Ghofur-Firosya Shalati resmi mengajukan gugatan hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada (9/12/2024) last minute dan tentu mengejutkan semua pihak.

Permohonan gugatan itu telah dikirim melalui kuasa hukum 01 Nasrullah pada Senin 9 Desember 2024, sekitar pukul 22.25 WIB, yang dikuatkan dengan akte pengajuan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), dari pengajuan permohonan pemohon elektronik Nomor 198/PAN.MK/e-AP3/12/2024.

"Pada hari ini, Senin tanggal sembilan bulan Desember tahun dua ribu dua puluh empat pukul 22:25 WIB, telah diajukan Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Tahun 2024, oleh:

Abdul Ghofur dan Firosya Shalati Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan , Nomor Urut 1," demikian bunyi surat akte yang dikeluarkan oleh MK.

Dan dalam akte yang dikeluarkan oleh MK tersebut, disebutkan dalam hal ini berdasarkan Surat Kuasa khusus bertanggal 09 Desember 2024 memberi kuasa kepada Nasrullah, dkk.

Selanjutnya disebut sebagai Pemohon, dan dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten  Lamongan disebutkan sebagai termohon.

Berkas permohonan tersebut telah dicatat dalam Buku Pengajuan Permohonan Pemohon Elektronik (e-BP3) dan kelengkapan Permohonan Pemohon akan diperiksa berdasarkan Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 3 Tahun 2024 tentang Tata Beracara dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Pemohon dapat memperbaiki dan melengkapi Permohonan paling lama 3 hari kerja sejak diterimanya Akta Pengajuan Permohonan Pemohon Elektronik (e-AP3).

"Permohonan yang telah lengkap segera dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e- BRPK). Demikian akta ini dibuat dan ditandatangani oleh Plt. Panitera Muhidin pada tanggal 09 Desember 2024 pukul 23:27 WIB Plt," bunyi surat itu.

Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali saat dikonfirmasi membenarkan adanya gugatan yang dilayangkan kubu paslon 01 ke MK. Namun hingga kini Mahrus belum mengetahui materi apa yang diperselisihkan."Iya kami mengetahuinya setelah mengecek situs MK pada Senin malam (9/12/2024), ada gugatan PHPU Kabupaten Lamongan,," ujarnya Selasa (10/12/2024).

Mahrus Ali memastikan materi gugatan yang dilayangkan Paslon 01 tidak terkait mengenai hasil yang sudah disepakati. Sebab pada rapat pleno tingkat kabupaten semua pihak sudah sepakat menandatangani hasil tersebut, dan mekanisme itu sudah berjalan.

Meski begitu, guna menanggapi gugatan paslon 01, lanjut Mahrus Ali, KPU Lamongan menyatakan kesiapannya. "Kami menghormati kalau ada Paslon yang tidak puas dengan hasil pilkada dan mendaftarkan gugatanya ke MK, dan memang dalam UU diperbolehkan, tapi untuk materi yang disengketakan kami belum tahu dan kami hingga kini masih menunggu salinan dari MK," katanya.

Sementara itu, dihubungi terpisah Abdul Ghofur dan Firosya Shalati tidak menjawab konfirmasi dari surabayapagi.com,  namun orang dekat Paslon 01 dikonfirmasi terpisah mengiyakan kalau Paslon 01 melalui kuasa hukumnya sudah mendaftarkan gugatannya ke MK.

Sekedar diketahui,  usai rapat pleno terbuka penetapan Pasangan Calon terpilih Pilkada 2024 di Lamongan, Jawa Timur, bahwa Paslon 02 Yuhronur Efendi - Dirham Akbar Aksara memperoleh 407.541 suara, dan paslon nomor urut 1, Abdul Ghofur-Firosya Shalati meraih 327.345 suara. jir

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…