Daftar Usulan Belanja Pemprov Jatim di R-APBD 2025, 2 RSUD Digerojok Rp 2,7 Triliun Lebih!

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono dan Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf. SP/ RIKO
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono dan Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Urusan Wajib menjadi alasan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menghambur-hamburkan anggaran. Hal tersebut terungkap dalam proyeksi usulan Rancangan APBD Jatim tahun 2025 di bidang pendidikan dan kesehatan yang baru-baru ini disampaikan oleh Pj Gubernur Adhy Karyono dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur 24 Oktober 2024 lalu.

Dalam nota Keuangan tersebut urusan wajib Bidang pendidikan melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur dialokasikan Rp8.760.015.672.000. Angka ini juga termasuk anggaran untuk 39 SMK yang mengelola BLUD. 

Angka fantastis dan mengagetkan muncul di anggaran bidang kesehatan. Total alokasi untuk urusan kesehatan ini mencapai Rp5,35 Triliun. Dengan rincian Dinas Kesehatan Rp 527.086.437.000 dan 14 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Dimana ada dua RSUD yang mendapat alokasi anggaran lebih dari 1 Triliun Rupiah. Yakni RSUD Dr Soetomo sebesar Rp1,64 Triliun dan RSUD Dr Saiful Anwar Malang sebesar Rp1,18 Triliun. Sayangnya, bukan untuk pengobatan gratis, dan tidak ada penjelasan yang detail dan transparan terkait peruntukan anggaran sebesar itu. 

Dalam Nota Keuangan Gubernur hanya dijelaskan Kebijakan Belanja Daerah pada R-APBD 2025 diarahkan pada belanja wajib. Anggaran wajib diklaim Gubernur untuk memenuhi alkasi anggaran sesuai amanat Undang-Undang. Meski itu hanya untuk mandatory spending fungsi pendidikan minimal 20�ri total Belanja Daerah dan Infrastruktur sebesar Rp 40%.   

“Kemudian belanja gaji dan Tunjangan ASN paling sedikit 0,3�ri total belanja daerah dan Tunjangan Guru sebear 30�ri Belanja Daerah,” urai Adhy Karyono Pj Gubernur Jatim dalam nota yang disampaikan pada Rapat Paripurna beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, Tema APBD 2025 adalah Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Hal itu diwujudkan melalui arah kebijakan prioritas pembangunan antara lain Pertama, Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia (HAM); Kedua , Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Ketiga, Melanjutkan pengembangan infrastruktur dan meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif serta mengembangkan agromaritim industri. Saat ini usulan tersebut sedang digodok oleh DPRD jawa timur untuk disahkan pada 18 November 2024. *rko*

Berikut rincian Belanja OPD Urusan Wajib dalam R-APBD 2025 

1. Dinas Pendidikan Rp 8.760.015.672.000

2. Dinas Kesehatan Rp    527.086.437.000

3. RSUD Dr Setomo Rp 1.645.742.360.000

4. RSUD Dr. Saiful Anwar Malang Rp 1.185.418.507.000

5. RSUD Dr. Soedono Madiun Rp    401.211.853.000

6. RSUD Haji Surabaya sebesar Rp    401.759.127.000

7. RS Jiwa Menur Surabaya Rp.   137.129.184.000

8. RSUD Karsa Husada Batu Rp    206.406.823.000

9. RS Paru Jember Rp.   103.924.925.000

10. RSUD Dungus Rp      61.148.335.000

11. RSUD Daha Husada Rp.     63.633.570.000

12. RSUD Sumberglagah Rp    124.369.181.000

13. RS Mata Masyarakat Jawa Timur Rp.   104.710.014.000

14. RSUD Husada Prima Rp.   119.654.684.000

15. RSUD Mohammad Noer PamekasanRp.   179.818.592.000 

16. RS Paru Manguharjo Madiun Rp.     46.803.964.000

17. UPT PKM Murnajati Rp.     41.221.629.000

Berita Terbaru

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…

Perkuat Peran Kecamatan dan Desa, Capaian IKD Bondowoso Tembus 6,7 Persen

Perkuat Peran Kecamatan dan Desa, Capaian IKD Bondowoso Tembus 6,7 Persen

Senin, 05 Okt 2026 14:56 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan…

Hingga Akhir 2026, DKPP Pastikan Ketersediaan Beras di Ngawi Aman

Hingga Akhir 2026, DKPP Pastikan Ketersediaan Beras di Ngawi Aman

Senin, 05 Okt 2026 14:28 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi memastikan ketersediaan beras di…

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Buntut kelangkaan Pertalite yang kembali terjadi di Kota Madiun, membuat  sejumlah stasiun pengisian bahan bakar, antrean mengular …

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa yang menjadi buah bibir masarakat di Wilkum Polsek Wlingi itu membuat geram masarakat, karena remaja putri sebut saja…