Warga Kecamatan Tulangan Dilatih Budidaya Ikan Lele

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelatihan budidaya ikan tawar di wilayah kecamatan yang digelar di Ruang pertemuan Kecamatan Tulangan, Selasa (05/11/2024). SP/ HDK
Pelatihan budidaya ikan tawar di wilayah kecamatan yang digelar di Ruang pertemuan Kecamatan Tulangan, Selasa (05/11/2024). SP/ HDK

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pelatihan budidaya ikan tawar digelar dengan semangat mempererat jaringan komunitas. Serta upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas budidaya ikan air tawar khususnya ikan lele bagi warga beberapa desa di wilayah kecamatan yang digelar di Ruang pertemuan Kecamatan Tulangan, Selasa (05/11/2024).

Kegiatan ini diprakasai oleh Dinas Perikanan  Sidoarjo melalui Pokok Pikiran (Pokir) dewan serta menghadirkan pembicara dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. 

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota DPD Sidoarjo yakni Bambang Riyoko dari Fraksi PDIP dan Riza Ali Faizin Fraksi PKB yang juga bersama sama duduk di Komisi A. Serta  puluhan para pembudidaya ikan dari berbagai desa yang ada di Kecamatan Tulangan.

Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo, Dwijo Prawito memberikan sambutan kepada para perserta agar siap dan berkomitmen untuk pembudayaan ikan air tawar khususnya ikan lele pasalnya kedepan tidak mudah karena banyak tantangan dalam berusaha membudidayakan perikanan darat  dan pemerintah siap memberikan bantuan peralatan dan ilmunya, 

Dalam kesempatan tersebut Bambang Riyoko juga memberikan pencerahan kepada pemula budidaya yang hadir yakni terkait estimasi keuntungan dari budidaya ikan air tawar. 

"Saat ini kolam banyak pakai terpal yang terbaru sudah pakai fiber, hitungan terkecil jika  ikan muat 2000 ekor, artinya ketika panen 2 kwintal sekali panen Rp 3.600 ribu, dengan harga kisaran 18.000 rupiah," ujarnya.

Selain itu Bambang juga mengingatkan kepada para calon pembudidaya tersebut terkait permainan harga para tengkulak.

Senada hal tersebut Riza Ali Faizin Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, mengatakan kepada para kelompok  bahwa ilmu pemasaran itu sangat penting karena untuk menanggulangi permainan tengkulak, Riza juga berharap berharap jika sudah ada 16 orang pembudidaya dengan di jadikan beberapa kelompok, anggap saja ini sebagai Pioneer.

"Kami  akan mengawal hingga berhasil dan bantuan ilmu dan peralatan mari dijadikan stimulus" tuturnya. 

Sambutan hangat dari Kecamatan Tulangan yang dibawahi langsung oleh Asmara Hadi Camat Tulangan, membawa semangat untuk terus mengembangkan potensi desa, di Kecamatan Tulangan.

“Saya merasa sangat bangga dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada kita semua untuk menggelar kegiatan sosialisasi Pelatihan Budidaya Ikan Tawar, hari ini," ujarnya.

Dikatakan, sosialisasi ini bukan hanya sekadar kegiatan biasa, namun merupakan langkah nyata dalam memajukan sektor perikanan di wilayah Kecamatan Tulangan "Budidaya ikan tawar bukan hanya memberikan harapan baru bagi para petani dan warga desa, tetapi juga menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan," jelasnya. 

Choiri  Kabid Produksi dan budidaya ikan Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo turut memberikan pandangan tentang pentingnya sektor perikanan dalam pembangunan lokal. 

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama, sektor perikanan memegang peranan penting dalam pembangunan lokal, terutama di daerah-daerah seperti kita yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Perikanan tidak hanya memberikan kontribusi dalam menyediakan pangan yang bergizi bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan ekonomi lokal," ujarnya. Hdk

Berita Terbaru

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…