Menuju Indonesia Emas, Mbak Vinanda-Gus Qowim Siapkan Program Smart Living

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mbak Vinanda - Gus Qowim saat debat terakhir yang digelar KPU Kota Kediri
Mbak Vinanda - Gus Qowim saat debat terakhir yang digelar KPU Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Vinanda Prameswati dan KH Qowimuddin Thoha berbicara soal kesiapan Kota Kediri menyongsong Indonesia Emas 2024, dalam debat publik kedua Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kediri 2024 di Insumo Kediri Convention Centre (KCC), pada Rabu malam (20/11/2024) kemarin.

Ada dua program yang disiapkan pasangan nomor urut 1 tersebut, untuk mewujudkan Kota Kediri yang berkontribusi terhadap semangat Indonesia Emas 2045 terutama dalam aspek keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya serta Gus Qowim memiliki program yang namanya lingkungan indah berkelanjutan sehingga ke depan Kota Kediri harus mengembangkan ruang terbuka hijau dengan mengoptimalkan taman literasi, kemudian kita juga harus mengoptimalkan lapangan olahraga sebagai pusat edukasi lingkungan dan rekreasi,” kata Vinanda, dalam debat kemarin.

Selain itu, Vinanda menyebut, ia juga akan melakukan penghijauan kota melalui penambahan ruang hijau di perkotaan melalui karbon trading, project hijau untuk penurunan CO2.

“Kami juga akan melakukan penghijauan kota melalui penambahan ruang hijau di perkotaan dengan penanaman pohon, penyerapan karbon di kawasan industri dan penanaman serta pembangunan di kawasan hutan kota untuk estetika dan peningkatan kualitas udara,” tambahnya.

Vinanda juga menekankan upaya pengelolaan sampah yang terintegrasi melalui implementasi manajemen sampah terpadu.

Seperti diketahui, saat ini sampah di Kota Kediri dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Per hari, sampah masuk di TPA Klotok mencapai 173 ton.

“Kami akan mengupayakan pengolahan sampah yang terintegrasi melalui implementasi manajemen sampah terpadu dari rumah tangga hingga TPA termasuk pengembangan bank sampah,” tandasnya.

Tak hanya itu, Gus Qowim menambahkan, mereka juga memiliki program Smart Living. Prorgram ini disiapkan untuk kesejahteraan masyarakat. Di dalamnya ada Dokter Keluarga, Kota Ramah Disabilitas dan Hallo Warga sebagai layanan terpadu warga.

“Seluruh misi dan visi, seluruh program yang kami miliki adalah kesiapan dalam rangka menuju Indonesia Emas. Kediri telah siap mulai sekarang untuk menyongsong Indonesia Emas. Smart Living dan Lingkungan Indah Berkelanjutan adalah program andalan (pasangan) Mapan,” tegas Gus Qowim. Can

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…