Tampung Aspirasi saat Reses, Laili Abidah Perjuangkan Gaji Guru Sekolah Swasta

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Momentum Serap aspirasi atau Reses dimanfaatkan Anggota DPRD Jatim Dr Hj Laili Abidah SAg MM untuk mendengarkan problem-problem yang terjadi di masyarakat. Sejumlah permasalahan di bidang pendidikan dan kesehatan disampaikan masyarakat di Daerah Pemilihan Jatim VII yang meliputi wilayah Kota Kabupaten Blitar dan Tulungagung. 

Terkait masalah pendidikan, Laili Abidah menyampaikan permasalahan perlunya optimalisasi perhatian pemerintah provinsi Jawa Timur terhadap keberadaan sekolah swasta. Sebagai anggota Komisi E DPRD Jatim, Ia meminta Dinas Pendidikan Jatim mempertimbangkan lagi rencana membangun sekolah baru untuk memenuhi kebutuhan sekolah zonasi. “Kewenangan Provinsi kan SMA dan SMK, sehingga kita pasti memikirkan tempat-tempat yang kosong itu tetap melibatkan sekolah swasta,” cetus Laili Abidah, disela kegiatan Reses di Kelurahan Kademangan, Kabupaten Tulungagung, Sabtu 23/11/2024.

Menurutnya, kolaborasi sekolah milik pemerintah dengan sekolah swasta mutlak dilakukan. Khususnya di wilayah-wilayah kecamatan yang tidak memiliki sekolah negeri. “Saya melihat ada Program Sekolah Penggerak (PSP), kalau bisa disinergikan dengan dinamika di lapangan, bawah sekolah swasta semakin sepi peminat. Bagaimana sekolah ini maju karena dana bosda pun juga tidak mencukupi,” sebut Laili.

Ia berharap, pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan guru sekolah swasta yang masih menerima bayaran antara Rp 500 ribu sampai 700 ribu per bulan. Seharusnya dana bos itu bisa digunakan untuk tenaga pengajar, dan tidak semuanya untuk operasional sekolah. “Sehingga tidak ada lagi guru yang hanya mengejar syarat kuota mengajar ke sekolah swasta untuk mendapatkan TPP. Kasihan sebenarnya,” cetusnya.

Politisi yang berlatar pengajar ini juga menyebut sudah tidak perlu lagi untuk membangun sekolah baru. “Kenapa tidak di switch ke sekolah swasta yang sudah ada, tidak harus membuat sekolah baru,” usul politisi PKB ini.

Ia juga akan memperjuangkan bagaimana nanti dana BOS itu juga dikoordinasikan dengan Kementerian Agama. Sehingga kemudian Kemenag menyalurkannya ke sekolah swasta dibawa naungan Kemenag. Hanya saja hal ini belum memiliki regulasi aturan yang pasti.  “Bagaimana kita memanusiakan manusia. Pemerintah harus bijak menyikapi ini. Karena kasihan tenaga pengajar di sekolah swasta yang masih mendapat gaji 500 ribu sampai 700 ribu per bulan,” ungkapnya 

Selain itu, Laili juga banyak dicurhati masalah rumah sakit swasta yang mengeluh belum dibayar tunggakannya oleh BPJS. “BPJS sudah berjalan baik, dari masyarakat tidak ada keluhan. Tapi Tinggal pelayanan di rumah sakit yang kerjasama dengan BPJS. Jangan sampai rumah sakit atau klinik kemudian tutup karena tunggakannya belum dibayar oleh BPJS,” tutur Laili Abidah yang sedang mengupayakan ada komunikasi antara Pemprov Jatim dengan BPJS mengatasi hal tersebut.

Dalam reses di Tulungagung itu, Laili Abidah juga menampung sejumlah aspirasi lainnya yang disampaikan masyarakat. Termasuk keluhan para pengemudi Ojol (Ojek Online) yang mempertanyakan status yang selama ini tidak jelas. Apakah mereka ini pekerja dari aplikator Ojol atau hanya kemitraan saja. Menanggapi hal itu Laila Abidah akan menyampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perhubungan Jatim., rko

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…