Sampoerna Realisasikan Investasi Pabrik Sigaret Kretek Tangan di Blitar dan Tegal

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/IDX: HMSP) meresmikan dua fasilitas produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) baru di Kota Blitar, Jawa Timur dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Peresmian kedua pabrik ini merupakan bagian dari investasi Sampoerna pada tahun 2024, yang sebelumnya juga mencakup perluasan kemitraan dengan 5 Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang dimiliki oleh koperasi dan pengusaha daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.


 
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Rosan Perkasa Roeslani secara langsung meresmikan pabrik SKT Sampoerna berlokasi di Blitar dan Tegal secara bersamaan melalui daring dari Pabrik SKT Sampoerna di Surabaya. Ia menyampaikan apresiasi atas investasi Sampoerna ini yang juga berhasil menyerap tambahan ribuan tenaga kerja. “Penciptaan lapangan kerja berkualitas adalah prioritas utama Pemerintah. Peran Sampoerna sudah sangat luar biasa dan sejalan dengan program kami. Satu hal yang saya lihat dan rasakan hari ini adalah antusiasme, semangat, dan kebahagiaan para pekerja terutama ibu-ibu pelinting. Berarti Sampoerna sudah melakukan sesuatu yang benar dalam meningkatkan kesejahteraan karyawannya,” katanya pada acara peresmian yang digelar di Surabaya (13/12/2024).
 
Rosan menyebut, upaya ini sesuai pesan Presiden Prabowo Subianto dalam membuka lapangan kerja di dalam negeri. "Tugas kami yang paling penting adalah menjaga investasi yang sudah ada dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan support dan fasilitas agar investor jangka panjang seperti Sampoerna terus bisa berinvestasi dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan di Indonesia, apalagi Sampoerna telah mengekspor produknya ke 30 tujuan ekspor di Asia Pasifik,” tambah Rosan.
 
“Keberadaan Sampoerna telah menghasilkan multiplier effect yang luar biasa, mencakup petani, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga supplier lokal. Saya yakin, ada ratusan ribu orang yang terlibat dalam rantai usaha Sampoerna baik langsung maupun tidak langsung. Dengan demikian, Sampoerna memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi, tidak hanya di Jawa Timur dan Jawa Tengah, tetapi juga secara nasional,” ujarnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono turut menyampaikan apresiasi untuk rangkaian investasi Sampoerna pada tahun 2024. “Selamat dan sukses bagi Sampoerna atas dibukanya dua fasilitas produksi SKT baru di Blitar dan Tegal. Investasi ini akan menambah kemampuan untuk menyerap tenaga kerja sekaligus meningkatkan sektor ekonomi lain di sekitar pabrik. Angka pengangguran Jawa Timur berada di level yang lebih rendah dibandingkan tingkat pengangguran nasional. Kontribusi utamanya berkat SKT yang Sampoerna miliki. Saya sampaikan terima kasih karena Sampoerna selama ini telah berkontribusi bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, selalu siap jika kami membutuhkan dukungan sehingga juga bisa membantu mengurangi kemiskinan,” ujarnya dalam pidato.
 
Ia secara khusus juga mengapresiasi peran ribuan tenaga kerja perempuan di sektor SKT. ”Jawa Timur berkontribusi 60�ri total penerimaan cukai hasil tembakau negara. Setiap tahun kita menyumbang Rp129 triliun. Ini semua berkat kerja keras ibu-ibu semua,” kata Adhy Karyono.
 
“Sebagai perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari 111 tahun di Indonesia, kami berkomitmen untuk dapat berkembang bersama Indonesia serta berkontribusi dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8% melalui investasi berkelanjutan, inovasi, hilirisasi, dan penyerapan tenaga kerja. Investasi kami di sektor padat karya SKT merupakan salah satu upaya kami untuk mewujudkan visi tersebut,” kata Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi.
 
Pembukaan dua pabrik SKT dan perluasan kemitraan dengan lima MPS baru pada tahun 2024 merupakan realisasi dari rencana investasi Sampoerna untuk menambah serapan tenaga kerja. “Pabrik SKT baru kami di Blitar dan Tegal akan menyerap lebih dari 3.500 tenaga kerja baru, di mana 2.000 di antaranya telah mulai bekerja saat ini. Dari 90.000 tenaga kerja Sampoerna, mayoritas di antaranya merupakan karyawan SKT yang didominasi oleh perempuan-perempuan hebat,” papar Ivan.
 
Sebagai perusahaan yang bermula dari sektor SKT pada tahun 1913, Sampoerna berharap investasi ini dapat memperkuat portofolio perusahaan di sektor ini. “Dalam beroperasi, Sampoerna senantiasa mengedepankan inovasi di segala lini untuk menjaga keberlangsungan usaha dan daya saing, termasuk pada sektor SKT,” kata Ivan.
 
Fasilitas produksi SKT di Blitar dan Tegal sendiri melengkapi 4 pabrik SKT Sampoerna yang sudah ada di Surabaya, Malang, dan Probolinggo, Jawa Timur. Seperti keempat pabrik tersebut, Ivan mengatakan keberadaan pabrik SKT Blitar dan Tegal mampu menciptakan efek berganda yang dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Hal ini ditunjukkan oleh banyaknya usaha-usaha masyarakat yang bermunculan di sekitar pabrik, mulai dari warung kelontong, makanan minuman, jasa transportasi, hingga kos-kosan.
 
“Di samping itu, kami percaya investasi ini juga akan terus menjaga serapan bahan baku tembakau dan cengkih dari petani Indonesia.  Seperti diketahui, penggunaan bahan baku rokok buatan tangan membutuhkan dua kali lebih banyak tembakau dan cengkih dibandingkan rokok buatan mesin. Pabrik yang diresmikan hari ini diharapkan akan berdampak positif pada progres hilirisasi nasional melalui penyerapan bahan baku lokal untuk menghasilkan produk bernilai tambah,” ujar Ivan.
 
Ivan mengapresiasi upaya Pemerintah untuk menjaga iklim usaha dan investasi yang kondusif serta terprediksi di Indonesia, termasuk kebijakan yang mendorong kinerja sektor padat karya SKT. Menurutnya, upaya ini secara langsung berdampak positif pada penciptaan lapangan kerja di sektor formal dan perputaran ekonomi daerah yang selanjutnya turut meningkatkan perekonomian nasional.
 
“Kami berkomitmen untuk turut berperan aktif memperkuat pilar ekonomi nasional. Ke depannya, kami berharap dapat terus berkembang bersama Indonesia serta berkontribusi pada perkembangan ekonomi melalui investasi berkelanjutan, hilirisasi, inovasi, penyerapan tenaga kerja, dan penciptaan nilai tambah bagi masyarakat,” tutup Ivan. (*)

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…