Polres Blitar Kota Tutup Aktivitas Penambang Pasir Liar di Kali Bladak

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satreskrim Polres Blitar kota dan Polsek Nglegok bersama Sat Samapta Polres Blitar Kota pada Jumat (31/1) lakukan tindakan tegas dengan menutup kawasan penambangan pasir liar di aliran Sungai Bladak. SP/Lestariono
Satreskrim Polres Blitar kota dan Polsek Nglegok bersama Sat Samapta Polres Blitar Kota pada Jumat (31/1) lakukan tindakan tegas dengan menutup kawasan penambangan pasir liar di aliran Sungai Bladak. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Para penambang pasir liar di aliran Sungai Bladak kawasan G Kelud di Wilayah Kec.Nglegok Kabupaten Blitar ini tidak jera walau pihak Polres Blitar Kota sering melakukan Operasi di kawasan tersebut. 

Akhirnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar kota dan Polsek Nglegok bersama Sat Samapta Polres Blitar Kota pada Jumat (31/1) lakukan tindakan tegas dengan menutup kawasan tersebut mengamankan beberapa peralatan berat milik penambang pasir liar itu.

Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar pada wartawan mewakili Kapolres Blitar AKBP Titus Yudha Uly, mengatakan dan membenarkan operasi tersebut, menurut Iptu Samsul bahwa operasi itu utamanya adalah untuk melindungi kawasan lingkungan serta menjaga ekosistem lingkungan yang ada di aliran kali Bladak, apa lagi dalam musim penghujan.

"Sesuai perintah pimpinan  (Kapolres Blitar Kota) dengan tegas untuk menertibkan para penambang pasir liar yang mengakibatkan  merusak Ekosistem dan lingkungan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan kawasan sekitar Kali Bladak dan menghentikan semua alat berat yang ada di kawasan tersebut, dan kita pastikan semua alat berat tidak ada di kawasan kali Bladak, memang ada beberapa penggalian tapi dengan cara manual."Kata Iptu Samsul.

Operasi yang melibatkan Unit Tipiter Satreskrim Polres Blitar Kota, anggota Polsek Nglegok juga Dat.Samapta tampak melakukan pemeriksaan Alat berat yang sudah tidak aktif tanpa ada pelaku penambangnya, segera akan dilakukan untuk dibawa keluar dari kawasan Aliran Kali Bladak.

"Dengan operasi atas aktivitas penambang pasir liar, selanjutnya diharapkan para penambang pasir liar yang gunakan alat berat untuk dihentikan, selanjutnya penambangan dilakukan sesuai dengan yang ramah lingkungan." Kata Iptu Samsul Anwar.

Iptu Samsul menambahkan, kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk melindungi lingkungan dan menjaga ekosistem di sepanjang aliran kali lahar tersebut.

"Bapak Kapolres Blitar Kota, menegaskan komitmennya untuk menertibkan praktik penambangan pasir yang merusak lingkungan dan ekosistem dan berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan, langkah ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah kita,” Iptu Samsul menambahkan.

Selanjutnya dengan penutupan aktivitas penambangan pasir yang tidak bertanggung jawab ini, diharapkan praktik penambangan dapat dilakukan dengan cara yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Les

Berita Terbaru

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak masyarakat sebagai pengguna jasa parkir, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…