Wali Kota Eri Minta Camat hingga Kepala PD Selesaikan Update Data Warga Miskin

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan pengarahan kepada seluruh perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Selasa, (11/2). Kali ini, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan pengarahan terkait update pendataan warga miskin hingga proposal visi-misi.

Wali Kota Eri meminta kepada seluruh jajarannya di lingkungan Pemkot Surabaya untuk segera melengkapi data warga miskin. Selain itu, ia juga berpesan, agar jajaran camat, lurah, hingga Kepala PD untuk melibatkan rakyat sejahtera dalam membantu warga miskin di Surabaya. 

“Peran serta masyarakat itu besar, bagaimana masyarakat bisa ikut membangun bersama dengan pemerintah kota. Kalau pemerintah kota berjalan sendiri, tanpa ada dukungan dari masyarakat, itu akan menjadi sia-sia,” kata Wali Kota Eri saat pengarahan di Graha Sawunggaling. 

Tidak hanya meminta untuk melakukan pendataan warga miskin, Wali Kota Eri juga ingin jajarannya juga mendata masyarakat sejahtera yang ada di Surabaya. Ia meminta kepada seluruh jajarannya untuk segera melengkapi data tersebut pada akhir Februari 2025. 

“Karena nanti (data) itu lah yang akan bisa menentukan prioritas anggaran kita di tahun 2025. Tidak ada toleransi lagi, maka itu saya minta Februari ini harus selesai, karena saya sudah minta sejak tahun lalu,” ujarnya. 

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri mengingatkan kembali kepada seluruh jajarannya camat, lurah, hingga kepala PD di lingkungan pemkot untuk segera mengumpulkan proposal yang berisi visi-misi pembangunan ke depan. Tak hanya itu, ia menegaskan kepada seluruh camat, lurah, hingga kepala PD untuk menyampaikan pesan ini kepada seluruh pejabat struktural di masing-masing kecamatan, kelurahan, maupun dinas. 

Wali kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu meminta agar seluruh pejabat pemkot memaparkan proposalnya. “Seluruh pejabat struktural yang ada di masing-masing PD, baik lurah, camat, kepala dinas dan kepala bagian, maupun staf ahli, asisten, sekda. Semuanya membuat proposal untuk dirinya masing-masing, dan jabatan sesuai dengan janjinya yang akan dilakukan dan diberikan kepada masyarakat dan pemerintah kota,” pesan Cak Eri. 

Cak Eri menegaskan, proposal visi-misi tersebut akan menentukan jabatan masing-masing pejabat struktural di lingkungan Pemkot Surabaya. Jika ada yang tidak membuat proposal, maka jabatan tersebut bisa dialihkan ke pejabat yang mengajukan proposal, jika dinilai sesuai dengan visi-misi pembangunan lima tahun ke depan. 

“Kalau ada struktural yang tidak membuat itu (proposal), ya silahkan. Tapi kalau ternyata ada yang mendaftar di sana, jangan salahkan saya panjenengan saya ganti dengan orang yang mengajukan proposal di tempat panjenengan tempati,” tegasnya. 

Cak Eri menyampaikan, penyerahan proposal visi-misi tersebut maksimal terkumpul pada Sabtu akhir pekan ini. Setelah semuanya terkumpul, maka akan dilakukan penilaian yang disaksikan secara langsung oleh tim penilai dari perguruan tinggi. 

Dirinya menambahkan, sejauh ini sudah ada beberapa proposal yang terkumpul. Namun, ternyata sejumlah proposal yang sudah terkumpul itu tidak dilengkapi dengan target output dan outcome yang jelas. 

“Makanya saya kan bilang, semua PD itu harus tahu data dasar, misal target tidak ada parkir liar kemudian di tahun berikutnya itu diterapkan sesuai target tersebut. Jadi itu nanti akan bisa menjadi penilaian yang terukur,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …