Tebak "Raja Kecil" Gunakan Logika dan Imajinasi, Bahlil…?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto mengatakan ada pihak yang ingin melawan saat dia memerintahkan efisiensi anggaran di hampir seluruh kementerian/lembaga. 

Pemangkasan anggaran itu belakangan membuat banyak kementerian/lembaga harus putar otak untuk menjalankan tugas dan program-programnya.

"Ada yang melawan saya dalam birokrasi. (Mereka) merasa sudah kebal hukum dan merasa sudah menjadi raja kecil," kata Prabowo saat memberi sambutan dalam Pembukaan Kongres XVIII Muslimat NU di Jatim Expo Surabaya, Senin 10 Februari 2025 lalu.

Prabowo tidak mendetailkan siapa sosok yang melawan dirinya. Ia hanya menuding ada wartawan hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang diperintahkan untuk menyerang dirinya. Namun ia mengaku tidak takut adanya perlawanan karena menyebut dirinya didukung ‘emak-emak’.

“Saya lebih takut emak-emak daripada takut mereka-mereka itu. Apalagi hari ini TNU (Tentara Nahdlatul Ulama/Muslimat NU) mendukung saya," tambah Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut efisiensi anggaran perlu dilakukan agar program pemerintah seperti makan bergizi gratis (MBG) dan perbaikan sekolah-sekolah yang rusak, bisa berjalan maksimal.

Prabowo mengatakan jumlah sekolah rusak saat ini sudah mencapai 330 ribu bangunan. Sementara anggaran saat ini hanya cukup untuk memperbaiki 20 ribu sekolah. Jelaskan keperuntukan efisiensi untuk masa depan calon pemimpin bangsa.


***


Akal sehat saya menyerap pidato Prabowo saat Pembukaan Kongres XVIII Muslimat NU di Jatim Expo Surabaya, Senin 10 Februari 2025 lalu ada tiga poin.

Pertama, "raja kecil", kedua kebal hukum, dan ketiga kerahkan wartawan dan LSM? Siapa?

Sambutan Prabowo ini bak sebuah teka teki. Mengingat Prabowo tidak membuka sosok yang melawan dirinya.

Ayah saya mengajari untuk menjawab sebuah teka-teki, bisa menggunakan logika, pengetahuan, imajinasi, dan kreativitas. 

Logikanya, kenapa orang naik taksi tidak bayar uang dahulu? Jawaban: Karena uang dahulu sudah tidak laku. 

Juga tebakan nama sebuah benda yang kalau ditutup berubah jadi tongkat, tapi ketika dibuka malah jadi tenda? Jawaban: Payung.!

Nah, siapa birokrat yang bergaya raja kecil? Ini teka teki mirip uang dahulu dan payung. Teka teki itu misteri. Sepertinya Presiden Prabowo menguji kemampuan otak kita untuk mencari jawaban yang tepat. Ini teka-teki  berupa kalimat yang memiliki makna ganda atau tertutup. 


***


Menggunakan tiga poin diatas dan logika, imajinasi dan kreativitas, akal sehat saya menyebut Bahlil. Indikatornya, menteri bertubuh kecil ini diduga berusaha melawan dan merasa kebal hukum.

Apalagi dalam konteks situasi, istilah "teka-teki" Prabowo ini  cenderung diartikan sebagai suatu peristiwa yang belum ditemukan titik terangnya.

Saya menduga jawaban teka-teki Presiden ini Bahli, bukan tanpa sebab.

Menggunakan logika, pengetahuan,  imajinasi, dan kreativitas, 

Bahlil, adalah menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bikin Prabowo pusing, sehingga turun tangan meredam kegaduhan. Mengingat Bahlil, baru baru ini melarang pedagang eceran menjual LPG 3 kg. Kebijakan ini langsung membuat rakyat kalangan bawah berteriak karena berimbas pada kelangkaan gas subsidi.

Kreativitas saya menggiring soal kebijakan LPG 3 kg ternyata inisiasi Menteri Bahlil tanpa instruksi langsung dari Presiden Prabowo.

Dalam sejarah, 'raja kecil' bukan cuma istilah, melainkan ada figur yang benar punya nama Raja Kecil. Dia adalah Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dari Kerajaan Siak, di Riau. 

Meski dinamai kecil, ternyata dia tercatat sebagai sosok bernyali besar dan sukses mendirikan kerajaan hingga punya tambang emas. 

Dari berbagai sumber, Raja Kecil sering disebut Raja Kecik. Kata 'Kecik' berasal dari bahasa Melayu yang dalam bahasa Indonesia berarti 'Kecil'. Kaitan dengan bahasa Melayu tak terlepas dari keberadaannya di Tanah Melayu yang kini disebut Malaysia. 

Dalam riset berjudul "Raja Kecil Pendiri Kerajaan Siak Sri Indrapura", Raja Kecil adalah putra penguasa Kerajaan Johor-Riau, Sultan Mahmud Syah II (1685-1699), dari salah satu selirnya.

Sekali lagi, saya menebak ini hanya tebak tebakan menggunakan logika, pengetahuan, imajinasi, dan kreativitas. 

Karena teka-teki, ini menjawab pertanyaan Presiden di publik. Pertanyaannya sengaja dibuat membingungkan atau ambigu yang membutuhkan jawaban yang bijaksana. Saya mencoba mengutak atik bak tebakan jenaka. Teka-teki ini mirip bentuk permainan tebak-tebakan yang telah menjadi bagian dari cerita rakyat di sebagian besar budaya sejak zaman kuno. Ini teka teki politik.

Karena itu, tebakan teka teki politik saya tidak didasarkan riset dan kajian. 

Bagi akal sehat saya teka-teki politik, bisa jadi apa yang sudah  dipertontonkan kepada publik  masih bisa berubah hingga tiba waktu pengumuman reshuffle oleh Presiden Prabowo. Mohon maaf bila tebakan saya ini keliru. ([email protected])

Berita Terbaru

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Sa…