Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Inginkan Sosialisasi Masif Aturan Pajak Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Mengecek pelayanan publik yang dilakukan OPD kepada masyarakat, Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana melakukan sidak ke sejumlah instansi, Selasa (25/2/2025).

Kali ini yang jadi sasaran sidak Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Kecamatan Kota Sidoarjo dan Badan Pelayanan Pajak serta Dinas Aset Daerah.

Dalam sidaknya, Wabup Hj Mimik Idayana tak segan menyapa warga dengan senyuman khasnya. “Gimana ada keluhan apa bapak dan ibu, silahkan diungkapkan biar segera kita benahi,” tanya Wabup Hj Mimik kepada warga yang menunggu antrean di Puskesmas dan Kecamatan Kota Sidoarjo serta Badan Pelayanan Pajak Daerah.

Wabup Hj Mimik Idayana mengatakan secara umum pelayanan publik di instansi yang dikunjungi berjalan baik. “Saya sangat apresiasi pelayanan publik sudah menerapkan sistem online sehingga meminimalisir antrean, jadi masyarakat gak perlu menunggu lama untuk mengurus kebutuhannya,” ujarnya.

Hanya saja, yang perlu ditekankan yakni sosialisasi ke masyarakat diintensifkan lebih masif seperti aturan soal pajak daerah serta peran puskesmas pembantu di desa agar masyarakat tidak langsung ke Puskesmas Kecamatan. “Masih banyak masyarakat yang tidak mengerti aturan terkini tentang pajak daerah, saya minta agar Badan Pelayanan Pajak harus gencar mensosialisasikan ke bawah,” pinta Wabup Hj Mimik Idayana kepada Sekretaris Badan Pelayanan Pajak Daerah Sulistyono.

Sementara itu, peningkatan kualitas pelayanan ke masyarakat, Wabup Hj Mimik menekankan pada petugas pelayanan untuk bersikap ramah, murah senyum dan cekatan kepada warga yang datang. “Tingkatkan kualitas pelayanan yang baik dan jangan lupa kerja keras meningkatkan pendapatan daerah melebihi target yang ditentukan,” paparnya.

Sementara saat sidak ke Dinas Aset Daerah, Wabup Hj Mimik menanyakan adanya kendaraan yang akan dilelang. “Ada berapa kendaraan yang dilelang, apa yang masih layak juga dilelang,” tanyanya kepada Kabid Aset Daerah Djen Anis.

Kabid Aset Daerah Djen Anis mengatakan bahwa kendaraan yang akan dilelang kondisinya sudah rusak. “Jumlahnya ratusan, untuk kendaraan yang masih layak tidak dilelang seperti mobil di DPRD, nanti kita tarik untuk diberikan ke OPD yang kekurangan kendaraan,” jelasnya.

Wabup Hj Mimik Idayana mengatakan bahwa melelang kendaraan dinas yang masih bagus kemudian membeli lagi yang baru tidak sesuai dengan prinsip efisiensi anggaran. “Sangat boros jika melelang kendaraan yang masih bagus, kemudian beli baru,” tegasnya. Sg

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…