SPBU Pertamina Sepi, Shell dan BP Mendadak Jadi Primadona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Imbas kasus korupsi ekspor-impor minyak mentah dan produk kilang yang ditangani Kejagung, serta isu Pertalite dioplos jadi Pertamax, warga mulai beralih ke SPBU swasta. Demikian halnya di Surabaya.

SPBU Shell di Jalan Pemuda dan Jalan Raya Prapen terus didatangi pengendara untuk mengisi BBM. Baik sepeda motor maupun mobil. Begitu pula dengan SPBU British Petroleum (BP) di Jalan Raya Gubeng dan Jalan Embong Malang yang terlihat antrean kendaraan motor dan mobil.

SPBU swasta di Surabaya ini terlihat ramai setelah adanya isu Pertalite dioplos jadi Pertamax. Isu korupsi sejak 2018 dengan total kerugian negara selama 5 tahun mencapai Rp 968,5 triliun menjadi alasan mereka berpindah ke SPBU swasta.

Salah satu pengendara, Husain (22) mengaku beralih dari Pertamax ke BBM milik swasta setelah adanya kasus korupsi Pertamina. Sebagai warga yang menggunakan Pertamax, dia mengaku kecewa dengan perusahaan BUMN itu.

"Beralih dari Pertamax ke Shell, cari yang sesuai RON 92. Agak kecewa (dengan kasus korupsi Pertamina), akhirnya malah condong milih ke Shell," kata Husain

Hal yang sama juga dirasakan oleh Firdaus (30) warga Surabaya Timur. Dia memilih beralih ke SPBU swasta apalagi setelah melihat kerugian negara sebanyak Rp 193 triliun dalam kurun waktu 1 tahun.

"Tentu sangat kecewa, beralih ke Pom BP ini juga salah satu bentuk kekecewaan. Saya selalu beli Pertamax, bukan subsidi, dan korupsinya sebanyak itu. Beralih saja lah," jelas Firdaus.

Begitu pula dengan Tiwi (28) warga Surabaya lainnya. Dia mengaku kecewa saat mengetahui kasus korupsi Petamina usai beberapa jam dirinya mengisi BBM Pertamax di kendaraannya.

"Ini pas habis langsung pindah ke swasta saja, kualitas juga bagus, pelayanan malah lebih baik. Kecewa iya, selama ini pilih SBPU milik negara. Sudah lah nggak lagi (ke SPBU Pertamina)," katanya.

 

Antrean Shell di Jakarta

Sementara itu, antrean di SPBU Shell tampak mengular. SPBU swasta ini mendadak ramai dan jadi 'primadona' pilihan masyarakat usai mencuat isu BBM oplosan.

Para pengendara rela antre hingga membentuk barisan panjang demi mengisi BBM di SPBU Shell.

Pantauan pada Jumat (28/2), ada salah satu antrean cukup panjang terjadi di SPBU Shell Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten. Antrean kendaraan yang menunggu giliran mengisi BBM tidak hanya terjadi di dalam kawasan SPBU tapi merambat ke luar area, bahkan hingga ke jalan.

"Saya sih sudah dari lama pakai Shell sebelum ada ramai-ramai oplosan Pertamax. Soalnya saya ngerasa tarikan pakai Shell lebih enak dan lebih irit juga," ujar Marsel (35), salah satu pengendara mobil yang sedang antre mengisi BBM di SPBU Shell Pondok Cabe.

Sementara, Edi (28), pengendara sepeda motor yang sedang antre mengaku baru beberapa hari ini mengisi BBM di SPBU Shell setelah ada ramai pemberitaan mengenai Pertamax. Setelah beredar di sosial media, ia langsung memutuskan beralih ke BBM produksi Shell.

"Saya sebelumnya penggemar Pertamax, tapi pas baca berita ya sedih dan kesal, terus memutuskan beralih. Saya baru isi kedua kali lah ini di sini," jelasnya.

 

Juga Viral di Media sosial

Antrean SPBU Shell juga viral di media sosial, baik Instagram maupun X. Banyak netizen yang membagikan momen harus antre ketika membeli BBM Shell, tidak seperti sebelumnya.

"Akhirnya ngerasain juga antre di Shell," tulis salah satu akun di X yang tampak tengah antre di bagian motor.

Akun instagram @cilandakupdate juga membagikan momen antrean panjang sepeda motor yang ingin mengisi BBM hingga dua lajur di SPBU Shell Lebak Bulus.

"Antrean lumayan panjang, bahkan sampai dua lajur. Tumben banget SHell Lebak Bulus ramainya begini, biasanya 3-4 antrean (kendaraan) doang," kata netizen yang merekam video tersebut.

Di media sosial, belakangan netizen memang ramai membahas dugaan BBM jenis Pertamax adalah oplosan. Topik ini muncul usai Kejaksaan Agung menetapkan sejumlah orang, termasuk pejabat Pertamina, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembelian Ron 92 (Pertamax).

PT Pertamina (Persero) membantah Pertamax merupakan BBM oplosan. Ia menegaskan Pertamax tetap sesuai standar, yaitu RON 92 dan memenuhi semua parameter kualitas bahan bakar yang telah ditetapkan Kementerian ESDM. n erc/ec/rmc

Berita Terbaru

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Bikin Panik

Semburan Air Setinggi 3 Meter di Jalan Dupak Rukun Surabaya, Bikin Panik

Rabu, 14 Okt 2026 07:58 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kawasan Jalan Dupak Rukun, Surabaya menjadi sorotan pasca munculnya semburan air setinggi sekitar 2–3 meter yang diduga akibat k…

HAKIM PTUN TERBUKTI NIKAH SIRI TANPA IZIN ISTERI SAH

HAKIM PTUN TERBUKTI NIKAH SIRI TANPA IZIN ISTERI SAH

Rabu, 14 Okt 2026 07:55 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta — Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) bersama Komisi Yudisial (KY) kembali menggelar sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) t…

Tergiur Bayaran Rp 800 Juta, Wanita Brasil Bawa 3,6 kg Kokain Cair ke Bali

Tergiur Bayaran Rp 800 Juta, Wanita Brasil Bawa 3,6 kg Kokain Cair ke Bali

Rabu, 14 Okt 2026 07:53 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Denpasar - Polda Bali menangkap seorang perempuan warga negara Brasil, TCDS (36), karena diduga membawa narkotika jenis kokain cair seberat…

Jasindo Beri Perlindungan 20.838 Objek Barang Milik Negara

Jasindo Beri Perlindungan 20.838 Objek Barang Milik Negara

Rabu, 14 Okt 2026 07:51 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Asuransi Jasindo pada tahun ini memberikan perlindungan terhadap 20.838 objek barang milik negara (BMN) dengan total nilai pertanggungan…

Ihsg Melemah Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik Dan Ekspektasi Inflasi

Ihsg Melemah Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik Dan Ekspektasi Inflasi

Rabu, 14 Okt 2026 07:49 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa bergerak melemah dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik…

Kredibilitas Fiskal Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Kredibilitas Fiskal Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 14 Okt 2026 07:47 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa kredibilitas fiskal menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan investor…