Hama Tikus Resahkan Para Petani di Jember, Picu Seringnya Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Lahan sawah padi milik warga di Jember yang diserang hama tikus. Hal itu berujung gagal panen. SP/ JBR
Ilustrasi. Lahan sawah padi milik warga di Jember yang diserang hama tikus. Hal itu berujung gagal panen. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Belakangan hari terakhir ini, dilaporkan adanya serangan hama tikus di lahan pertanian padi milik warga di Kabupaten Jember yang membuat para petani resah lantaran karena hal itu sering membuat gagal panen.

Hal itu diungkapkan Susilo, salah satu petani, akibat serangan hama Tikus menjadikan para Petani seringkali gagal panen seperti yang telah terjadi belum lama ini di berbagai daerah

"Untuk itu perlunya kolaborasi dari berbagai pihak untuk turut membasmi hama Tikus di Jember," jelasnya, Kamis (13/03/2025)

Sementara itu Petani Padi lainya Sukardi juga mengatakan pengendalian tikus dan pemasangan pagar dari Plastik di sekeliling sawah telah dilakukan sebagai langkah konkrit untuk mengatasi serangan hama tikus yang kerap merusak tanaman padi milik petani setempat.

"Pembasmian hama tikus ini merupakan langkah penting untuk melindungi hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat Desa," pungkasnya.

Perlu diketahui, tikus sawah adalah hama yang dapat menyerang tanaman padi mulai dari penguritan hingga menjelang panen. Hama ini dapat menyebabkan kerugian besar dan gagal panen. Gejala serangan tikus Batang padi rusak, Benih berkecambah hilang, Kematangan benih tertunda, Biji-bijian dan malai hilang.

Selain menggunakan jaring, sejumlah petani juga ada yang menggunakan bahan blerang yang di tumbuk dan kemudian dibakar dengan kertas kemudian di taruh di lubang lubang tikus dan kemudian lubang tikus tersebut di tutup supaya tikus yang bersembunyi di lubang tersebut mati.

Langkah antisipasi lainnya, dengan membangun pagupon/ rumah burung hantu yang diletakkan di samping samping sawah dan di pasang di pohon ataupun dengan menggunakan tiang bambu atau tiang besi untuk mengendalikan populasi hama tikus agar tidak semakin merugikan para petani.

Sehingga, dengan adanya langkah kongkrit antisipasi tersebut dapat menurunkan populasi hama tikus ini, serta mencegah semakin meluasnya serangan hama tikus ini, mencegah penurunan produksi akibat serangan tikus. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Pengusaha Pembuat Etalase dan Pasang CCTV Dibekuk Reskrim Polres Blitar kota

Pengusaha Pembuat Etalase dan Pasang CCTV Dibekuk Reskrim Polres Blitar kota

Jumat, 30 Jan 2026 16:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Surono alias Kebo (51) warga Kab Tulungagung ini, berakhir sudah sebagai pengusaha penjual Etalase dan pemasangan CCTV abal-abal,…

Polres Gresik Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Kebomas, Korban Dapat Pendampingan Psikologis

Polres Gresik Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Kebomas, Korban Dapat Pendampingan Psikologis

Jumat, 30 Jan 2026 15:54 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Polres Gresik melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak d…

ABC Day 2026: Siswa SD Almadany Gresik Tunjukkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini

ABC Day 2026: Siswa SD Almadany Gresik Tunjukkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Jumat, 30 Jan 2026 15:52 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Suasana halaman SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, tampak berbeda pada Jumat (30/1/2026). Riuh suara s…

Ombudsman RI Anugerahkan Opini Kualitas Tertinggi kepada Pemkab Gresik

Ombudsman RI Anugerahkan Opini Kualitas Tertinggi kepada Pemkab Gresik

Jumat, 30 Jan 2026 15:51 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik dalam penyelenggaraan pelayanan publik kembali mendapat pengakuan nasional. Ombudsman Republik I…

Diduga Sarat Kejanggalan, BPN Gresik Diminta Bongkar Warkah SHGB Pabrik Mie Sedap

Diduga Sarat Kejanggalan, BPN Gresik Diminta Bongkar Warkah SHGB Pabrik Mie Sedap

Jumat, 30 Jan 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie Sedap, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten G…

Revitalisasi Khidmah Nahdlatul Ulama Menuju Abad Kedua

Revitalisasi Khidmah Nahdlatul Ulama Menuju Abad Kedua

Jumat, 30 Jan 2026 14:17 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:17 WIB

Memasuki abad keduanya, Nahdlatul Ulama (NU) menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan masa kelahirannya. Oleh karena itu, penting melakukan…