Ramadhan Berbagi, PLN Gelar Santunan Anak Yatim hingga Berbagi Takjil

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Semarakkan bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur gelar serangkaian aksi berbagi kepada sesama libatkan pegawai. 

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir mengatakan digelarnya kegiatan sosial seperti berbagi takjil hingga santunan anak yatim, merupakan komitmen PLN untuk terus menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan listrik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kesejahteraan sosial.

"Ramadhan merupakan momentum untuk berbagi, melalui kolaborasi YBM dan Srikandi hingga seluruh insan PLN kami gerakkan untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. Tak lupa kami juga terus memberikan pelayanan optimal tiada henti kepada masyarakat menjaga keamanan beribadah selama Ramadhan," papar Ahmad.

Salah satunya, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura menyalurkan santunan kepada anak yatim di Yayasan Al Mukmin Islamic School, Sampang pada Kamis (6/3), yatim dhuafa di Bangkalan pada Selasa (11/3) dan Pamekasan pada Rabu (12/3). 

Kegiatan ini bertujuan untuk dapat meringankan beban anak-anak yatim sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama. 

Selain santunan kepada anak yatim, pengasuh Yayasan Al Mukmin juga menyampaikan doa khusus bagi muzakki PLN yang telah menyisihkan rezekinya untuk berbagi dengan mereka membutuhkan.

“Kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN UP3 Madura atas bantuan yang diberikan. Ini bukan hanya tentang materi, tetapi juga kepedulian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan. Semoga berkah Ramadhan melimpah kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan mulia ini,” ujar Iswandi, Ketua Yayasan Al Mukmin Islamic School. 

Pada kesempatan lain, Srikandi PLN UP3 Pasuruan menggelar aksi sosial berbagi takjil di depan Kantor PLN UP3 Pasuruan.

Aksi sosial ini dilakukan pada tanggal Jumat (7/3) yang dipimpin langsung oleh Ketua Srikandi PLN UP3 Pasuruan, Ersa Agustin dan diikuti oleh 15 karyawati dan anggota Srikandi PLN UP3 Pasuruan yang dengan penuh antusias membagikan makanan kepada para pengguna jalan.

Sejumlah pengendara yang melintas, seperti tukang becak, driver ojek online, serta pengguna jalan lainnya tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan. Beberapa dari mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas inisiatif baik dari Srikandi PLN UP3 Pasuruan.

“Alhamdulillah, senang sekali bisa mendapatkan takjil ini. Sangat membantu bagi kami yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka,” kata salah satu driver ojek online yang menerima takjil.

Di hari yang sama, PLN UP3 Ponorogo gelar aksi sosial bertajuk STMJ Spesial (Sidak Tiap Masuk Jumat dan Berbagi Kebahagiaan) di Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Al Haddad, Kec. Pulung, Kab. Ponorogo. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim K3 dan YBM PLN. 

Program STMJ Spesial adalah aksi berbagi kebahagiaan yang rutin diadakan setiap hari Jumat, baik sebelum maupun setelah inspeksi pekerjaan PLN di lapangan dengan harapan dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan di bulan penuh berkah ini. 

Sebanyak 27 anak yatim piatu dan dhuafa menerima santunan dalam kegiatan ini. Selain santunan, doa bersama juga dilakukan demi kelancaran dan keselamatan seluruh pegawai PLN dalam menjalankan tugas di lapangan. 

Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Nur Hidayat, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh PLN UP3 Ponorogo,

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada anak-anak di panti ini. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariah bagi para pegawai PLN serta membawa keberkahan bagi perusahaan,” ungkapnya. Byb

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…