Dugaan Jual Beli Jabatan, Bupati Subandi Didemo Puluhan Massa Gerakan Sidoarjo Bersih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Baru menjabat sekitar sebulan lebih, Bupati Sidoarjo Subandi sudah didemo massa terkait dugaan jual beli jabatan. Sekitar 50 orang dari Gerakan Sidoarjo Bersih menggelar demo soal jual beli jabatan yang menimpa Mulyono Ketua BPD Desa Sedati sebgaai anggota Dewan Pengawas RSUD dr Notopuro Sidoarjo, Senin (24/3/2025). Aksi demo dilakukan di empat titik lokasi yakni depan Monumen Jayandaru Alun-alun, kemudian massa bergeser ke Kejari, kantor DPRD Sidoarjo dan terakhir di pendopo Sidoarjo.

Massa aksi, membawa mobil komando dan spanduk bertuliskan Stop jual beli jabatan dengan latar belakang foto Bupati Sidoarjo H
Subandi dan Mulyono dengan tulisan “jatah gue nih”.

Dalam orasinya, Wahyu korlap demo, menyuarakan penolakannya terhadap dugaan jual beli jabatan di lingkungan RSUD Sidoarjo.

“Kita ingin Sidoarjo benar-benar bersih tanpa ada jual beli jabatan. namun sekarang yang terjadi ada bagi-bagi jabatan setelah menduduki jabatan sebagai Bupati,” teriak Wahyu.

Sementara M Sobur salah satu pendemo yang juga ikut orasi menyampaikan bahwa Sidoarjo sudah tiga bupatinya terjerat korupsi, maka kami tidak ingin bupati sekarang juga tersangkut KKN karena mengangkat orang dekatnya memperoleh jabatan dengan kesewenangan bupati.

"Pak Mulyono Widjajanto juga merupakan ketua tim relawan pak Bandi saat pilkada 2024 lalu, ini jelas tidak sesuai dengan komitmennya, apalagi kami mendengar ada dugaan Mulyono Widjajanto itu membuat bisnis laundry di RSUD, apabila memang terbukti adanya dugaan praktek laundry tersebut, segera copot Mulyono Widjajanto dari jabatannya," katanya.

Kami juga menengarahi bahwa Mulyono tidak memiliki keahlian dalam bidang rumah sakit, apa yang melandasi dia dipilih sebagai anggota dewan pengawas RSUID dr Notopuro.

Saat demo ke Kejari Sidoarjo, massa aksi minta kejaksaan untuk memproses secara hukum jika pengangkatan Mulyono menyalahi aturan hukum.

Hal sama juga disampaikan ke Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih saat menerima pendemo. "Tolong DPRD melakukan pengawasan terhadap Bupati Subandi yang mengangkat Mulyono tanpa melalui prosedure yang benar secara administrasi," ujar M Sobur.

Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Naasih didampingi Wakil Ketua DPRD M Kayan dan anggota Komisi D H Usman menyampaikan bahwa dewan tidak pernah dilapori mengenai pengangkatan direksi maupun dewan pengawas BUMD dan BLUD.

"Kami tampung semua aspirasi adik-adik nanti gelar hearing dengan dinas terkait," katanya.

Saat demo ke pondopo kabupaten, para pendemo ditemui Sekda Fenny Apridawati dan Plt Direktur RSUD dr Notopuro dr Atok Irawan.

"Mohon maaf pak Bupati Subandi tidak menemui adik-adik karena lagi sakit gigi," ujar Sekda Fenny.

Kepada Sekda Fenny, para pendemo memyampaikan tuntutannya agar Bupati Subandi mencopot Mulyono Widjajanto karena sudah bikin gaduh di medsos.

"Kami ingin tahu apa yang menjadi alasan mengangkat pak Mulyono yang merupakan ketua tim relawan pak Subandi, apakah dia punya keahlian dan kemampuan soal rumah sakit dan kesehatan," kata M Sobur.

Sekda Fenny menyampaihkan semua aspirasi para pendemo akan disampaikan ke bupati Subandi.

"Doakan pak bupati segera sembuh," katanya.

Dr Atok Irawan selaku Plt Direktur RSUD dr Notopuro menyampaikan bahwa Mulyono Widjajanto diangkat sebgai dewan pengawas RSUD dr Notopuro lewat mekanisme pergantian antar waktu.

"Dia diangkat sebagai Dewan Pengawas RSUD dr Notopuro tanggal 31 Mei 2024, dia kita usulkan jadi dewan pengawas RSUD dr Notopuro ke pak Subandi selaku Plt Bupati Sidoarjo/Wabup Sidoarjo karena dia adalah tokoh masyarakat selaku Ketua BPD yang kita butuhkan aspirasinya dari masyarakat desa, jadi murni karena ketokohannya, bukan yang lain," katanya.

Para pendemo masih kurang puas karena bupati Subandi tidak menemui secara langsung. "Kami ingin jawaban langsung dari bupati," kata Wahyu. Sp

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…