Belanja Fotocopy RSUD dr Soedono Madiun Rp 37,5 Miliar, Gubernur Khofifah diminta Tegas

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung Mewah RSUD dr Soedono dengan biaya Fotocopy Rp 37,5 Miliar per tahun..
Gedung Mewah RSUD dr Soedono dengan biaya Fotocopy Rp 37,5 Miliar per tahun..

i

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah dibawah naungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mendapat sorotan. Kali ini terkait anggaran mencurigakan sebesar Rp 37,5 Miliar dengan judul ‘Belanja Fotocopy’ di di Rumah Sakit Umum Daerah dr Soedono Madiun. 

Anggaran Fotocopy tersebut terungkap dalam program pengadaan barang dan jasa APBD tahun 2025 yang telah dipublish oleh pejabat pengadaan RSUD dr Soedono melalui aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) tahun 2025 dengan kode 58068583. Dalam laman tersebut diketahui nama Paket pengadaan adalah : Belanja Fotocopy Provinsi Jawa Timur di satuan kerja RSUD dr Soedono Madiun tahun anggaran 2025.

Menariknya lagi, dalam keterangan detail spesifikasi paket disebutkan bahwa anggaran tersebut diambilkan dari Belanja Program Pemenuhian Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat. Pekerjaan Belanja Fotocopy dengan metode E-Purchasing ini dijadwalkan  mulai Maret 2025. Kemungkinan besar, Belanja Fotocopy ini adalah belanja untuk pembelian kertas dan belanja penggandaan dokumen-dokumen melalui bahan kertas dan sejenisnya. Jika melihat nominalnya, bisa saja anggaran tersebut untuk belanja mesin fotocopy.   

Mengetahui hal ini, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Jairi Irawan langsung mengucapkan terimakasih atas penelusuran dan temuannya dari teman-teman media terkait anggaran Belanja Fotocopy. “Info seperti ini jelas sangat membantu kami dalam proses pengawasan yang kami lakukan,” ujar Jairi saat dihubungi Minggu 30/3/2025.

Pihaknya langsung melakukan klarifikasi dan kroscek data-data anggaran RSUD dr Soedono. Agar secepatnya dilakukan evaluasi dan efisiensi. Mengingat isu anggaran ini masuk kategori pemborosan ditengah perintah efisiensi anggaran yang telah dicanangkan pemerintah pusat.  “Kami segera proses klarifikasi kepada pihak RSUD Madiun tentang temuan ini. Kalau memang ini benar, RSUD Soedono Madiun harus merevisi anggaran di tengah pemerintah yang gencar melakukan efisiensi,” tegas politisi asal Partai Golkar ini. 

Dijelaskan Jairi, hal ini juga berlaku kepada seluruh RSUD maupun OPD di lingkungan pemprov jatim untuk selaras dengan pemerintah melakukan efisiensi. “Jika di kemudian hari tidak selaras maka Gubernur segera melakukan tindakan yang lebih tegas,” pintanya kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa. 

Sejumlah politisi di Jawa Timur pun mengkritik keputusan tersebut, dengan menilai bahwa pengalokasian anggaran seperti ini bisa memperburuk citra pemerintah daerah yang selama ini berusaha menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan keuangan yang transparan dan bertanggung jawab.

Disisi lain, para ahli anggaran dan aktivis keuangan publik menyebut Anggaran yang dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Timur ini menimbulkan kontroversi karena dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran yang sedang gencar diterapkan oleh pemerintah pusat. “Kalau cuma untuk fotocopy, jelas nominal tersebut sebagai pemborosan, mengingat jumlah tersebut jauh lebih besar daripada kebutuhan operasional fotocopy di rumah sakit,” urai salah satu narasumber yang tak mau namanya ditulis di media ini.

Beberapa pihak juga  menyarankan agar anggaran tersebut direalokasi untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pembelian peralatan medis, atau penguatan infrastruktur rumah sakit.

Sementara itu, pihak RSUD Dr. Soedono Madiun belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik besarnya anggaran fotocopy tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan segera memberikan klarifikasi dan meninjau kembali anggaran yang telah disahkan untuk memastikan bahwa dana publik digunakan secara efisien dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. Kritik ini juga menjadi peringatan bagi pemerintah daerah lainnya untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan dan mengalokasikan anggaran, agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran yang merugikan rakyat. rko

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…