Harga Daging Turun Pasca Lebaran, Minat Beli di Kota Probolinggo Justru Anjlok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual daging di salah satu pasar Kota Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Ilustrasi. Salah satu penjual daging di salah satu pasar Kota Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Harga Bahan Pokok (Bapok) pasca Lebaran 2025 kembali norman dan justru merosot turun. Bahkan, tak hanya harga yang merosot, minat pembeli daging pun juga ikut menurun. 

Diketahui, harga daging sapi mulai turun sejak Rabu (09/04/2025). Harganya normal, seperti hari-hari biasa, Rp 120 ribu per kilogram. Harga ini jauh lebih murah dibanding menjelang Lebaran sampai H+8 Lebaran. Padahal saat itu, harga daging berkisar antara Rp 140 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram. 

“Harganya sudah normal sejak tadi,” ujar Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Baru Kota Probolinggo, Heni (42), Kamis (10/04/2025).

Sementara itu, menurunnya harga daging juga mempengaruhi minat beli. Saat ini, pembelinya juga turut berkurang. Saat momen Lebaran, Heni bisa menjual antara dua sampai tiga kuintal per hari. Ketika hari-hari biasa, hanya menyediakan 60–70 kilogram per hari.

“Itupun tak laku semua, sehingga biasanya akan disimpan di lemari es. Nurun banget. Sudah jarang yang beli daging di hari-hari biasa,” keluhnya.

Lebih lanjut, tak hanya daging sapi, harga daging ayam juga turut merosot. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harganya berkisar antara Rp 36 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram. Sejak dua hari terakhir hanya Rp 34 ribu per kilogram. Sehingga, banyak penjual yang tak segan memberikan harga lebih murah. Agar dagangannya cepat laku.

“Kalau ditawar Rp 30 ribu gitu, saya kasihkan. Apalagi yang sudah kenal. Daripada tidak laku,” kata Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Baru Kota Probolinggo Husnawiyah.

Dirinya mengaku membawa 15 kilogram daging untuk dijual. Namun yang laku tak sampai 10 kilogram. Berbeda dengan momen Lebaran yang bisa laku sampai 50 kilogram per hari.

“Sekarang yang beli bukan masyarakat umum. Paling pelanggan yang jualan makanan atau warung. Pembeli umum berkurang banyak,” katanya. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Informasi yang cepat diera digitalisasi harus disikapi dengan cara yang bijak, produk jurnalistik harus terus hadir secara persisi…

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah kongrit bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam mewujudkan infrastruktur jalan mulus terkoneksi antar wilayah, diganjar…

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…