Diduga Selewengkan Dana Hibah

Dua Pengasuh Ponpes Al Ibrohimi Manyar Gresik Dilaporkan ke Kejaksaan

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komplek lembaga pendidikan milik Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Gresik. SP/M Aidid
Komplek lembaga pendidikan milik Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Gresik. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Dua pengasuh Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Al Ibrohimi Manyar Gresik kini tengah dibidik Kejaksaan Negeri Gresik sebagai terduga pelaku penyelewengan dana hibah sebesar Rp400 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dikucurkan pada APBD Tahun Anggaran 2019.

Kedua orang terlapor adalah Moh Zainur Rosyid (56) alias Gus Rosyid, dan RM Khoirul Atho' Shah (53) alias Gus Atho'. Mereka adalah kakak beradik dan dikenal sebagai tokoh masyarakat di Kecamatan Manyar, Gresik.

Dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana hibah Pemprov Jatim 2019 ini bermula dari sebuah laporan resmi yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada 26 Februari 2025. 

Dari dokumen surat yang diterima wartawan media ini menunjukkan bahwa sosok pelapor adalah orang dalam sendiri dari Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi. 

Dalam registrasi tanda terima surat yang dikeluarkan Kejari Gresik tertulis jelas perihal surat pelapor. Yaitu mengenai laporan/pengaduan tindak pidana korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019, bantuan untuk pembangunan Asrama Santri Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Menyikapi laporan tersebut pihak Kejari Gresik melalui Seksi Tindak Pidana Khusus telah melakukan serangkaian pengumpulan bukti dan pemanggilan beberapa orang untuk dimintai keterangan.

Baik pelapor maupun dua terduga terlapor, Gus Rosyid dan Gus Atho' juga telah dipanggil untuk diperiksa oleh tim penyelidik di kantor Kejari Gresik Jl Raya Permata Bunder Asri. 

Selain itu, ada beberapa orang yang juga telah dipanggil dan diperiksa untuk didengar kesaksiannya atas kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim 2019 ini. Mereka yang diperiksa pada tahap awal ini rata-rata berasal dari pengurus dan tenaga administrasi yayasan yang diduga mengetahui aliran dana hibah.

Sementara pejabat pemprov yang terkait dengan pemberian dana hibah pada 2019 ini belum seorang pun dipanggil untuk dimintai keterangan. 

Ketua Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi (nonaktif) H Abdul Muafak membenarkan bila ada laporan resmi ke Kejari Gresik terkait dugaan penyimpangan atas penggunaan dana hibah dari Pemprov Jatim pada 2019. 

Muafak sendiri juga telah dimintai keterangannya oleh tim penyidik Kejari Gresik. Sebagai orang dalam, Muafak tentu mengetahui seluk beluk mengenai kondisi yayasan yang pernah dipimpinnya. 

Muafak mengaku jika Ponpes Al Ibrohimi yang berada di bawah naungan Yayasan Ushulul Hikmah Al Ibrohimi pernah menerima kucuran dana hibah dari Pemprov Jatim pada 2019 sebesar Rp400 juta.

"Bantuan dana hibah dari Pemprov Jawa Timur itu rencananya untuk membangun dua blok asrama bagi santri. Tapi sayangnya bangunan asrama itu sampai sekarang tidak pernah dibangun, tidak pernah ada wujudnya," ungkap Muafak saat ditemui di kediamannya, Sabtu (12/2025).

Muafak tidak membantah jika dana hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Jatim tahun anggaran 2019 itu telah diselewengkan oleh oknum pengasuh ponpes yang kini dilaporkan ke pihak aparat penegak hukum untuk diusut tuntas.

"Dana hibahnya sudah diterima pada 2019 lalu, bahkan lucunya pengerjaan proyek bangunan asramanya dianggap sudah rampung dan sudah dilaporkan ke pemberi dana hibah. Tapi proyek sesungguhnya gak ada wujudnya alias fiktif," tutup Muafak yang kini menggeluti dunia usaha. grs

Berita Terbaru

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Rabu (…

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan PT Freeport Indonesia (PTFI). P…

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di petak…