Gresik Tancap Gas Dirikan Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa dan Kelurahan

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri Rakorda pendirian Koperasi Merah Putih di seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Gresik. SP/M Aidid
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri Rakorda pendirian Koperasi Merah Putih di seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Gresik. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemkab Gresik meneguhkan komitmennya dalam membangun ekonomi kerakyatan yang kokoh dan berkelanjutan. Salah satunya melalui percepatan pendirian Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Gresik.

Langkah ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pendirian Koperasi Merah Putih pada Jumat (25/4) di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Asluchul Alif, Sekretaris Achmad Washil Miftahul Rachman, serta jajaran Forkopimda.

Turut hadir Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyani, Staf Ahli Kementerian Koperasi dan UKM Rudi Wijaya, perwakilan Dinas PMD dan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, serta para camat, kepala desa/lurah se-Kabupaten Gresik, dan kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Yani menyampaikan bahwa Gresik “tancap gas” untuk membentuk Koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh desa dan kelurahan. Hal ini selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Kami mengapresiasi camat, kepala OPD, dan para kepala desa yang telah maraton melaksanakan desk penyusunan struktur Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing. Ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan dukungan dari tingkat lokal,” ujar Bupati Yani.

Bupati menegaskan bahwa sistem Koperasi Merah Putih bukan sekadar agenda administratif, melainkan gerakan ekonomi yang menyatukan potensi desa dalam wadah kewirausahaan berbasis koperasi. Ke depan, koperasi ini diharapkan dapat bersinergi dengan berbagai program lain, termasuk Sekolah Rakyat.

“Kami memiliki komitmen dan optimisme bahwa sistem koperasi ini bertujuan mulia, yakni menciptakan kesejahteraan masyarakat desa. Koperasi Merah Putih adalah rumah besar untuk berwirausaha, tentunya dengan mengangkat potensi yang dimiliki desa,” lanjutnya.

Sebagai bentuk percepatan, setelah desa/kelurahan menyiapkan kebutuhan administratif internal, seluruh notaris se-Kabupaten Gresik dihadirkan dalam Rakorda ini untuk mempercepat proses legalisasi Koperasi Merah Putih.

Rakorda ini juga menghadirkan talkshow interaktif bersama Staf Ahli Kementerian Koperasi dan UKM RI serta perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur. Para peserta dari berbagai desa dan kelurahan menunjukkan antusiasme tinggi dan menyampaikan berbagai potensi unggulan wilayahnya yang siap digarap melalui koperasi.

Sebagai informasi, Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa dan mengatasi kemiskinan struktural melalui pembentukan koperasi di tingkat desa/kelurahan. Program ini ditetapkan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Berbagai bidang usaha dirancang untuk dijalankan oleh Koperasi Merah Putih, seperti cold storage di bidang perikanan dan pertanian, apotek sederhana di bidang kesehatan, toko sembako, hingga layanan simpan pinjam. Semua bidang ini akan disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing desa atau kelurahan tempat koperasi berada. grs

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti adanya tempat hiburan yang tidak mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan serta…

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sepanjang Januari-September 2026, termasuk sepanjang kemarau terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), sehingga…