Ikut Cari Ikan, Lansia Tewas Diduga Kelelahan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga yang asik mencari ikan di Bendungan Serut desa Gogodesa Kec Kanigoro Kab Blitar dikagetkan adanya seseorang kakek merangkul orang di sampingnya dengan kondisi terdiam. Kejadian itu pun menarik perhatian pencari ikan lainnya, guna penyelamatan, kakek itu diletakkan di tanah dengan posisi terlentang, dan kenyataanya korban yang diketahui nama Kusnan (67) warga dusun Serut  desa Gogodesa Kec Kanigoro Kab.Blitar tersebut sudah meninggal dunia, selanjutnya guna percepat pertolongan warga sekitar mencari bantuan medis.

Peristiwa yang terjadi pada, Minggu (27/4) sekitar pukul 11.45 itu dibenarkan Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi pada wartawan. Menurutnya, saat itu korban (Kakek Kusnan) ikut bersama warga mencari ikan di Bendungan Serut di Desa Gogodesa Kec Kanigoro Kab Blitar  milik Jasa Tirta yang waktu itu ada giat Flooding (Pembersihan Arus S Brantas) oleh Jasa Tirta.

"Ketika  masyarakat beraktifitas mencari ikan di Bendungan Serut aliran Sungai Brantas, termasuk korban, tiba tiba korban terjatuh dan sempat merangkul saksi yang berada di depannya, dengan spontan saksi terkejut dan melihat kondisi korban lemas langsung oleh saksi saksi korban diletakkan dengan cara terlentang di tanah, ternyata korban berusia 67 tahun itu sudah meninggal dunia, dan warga masyarakat pun mencari bantuan medis," kata mantan Kanit turjawali Satlantas Polres Blitar ini pada wartawan.

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas dan menghubungi pihak keluarganya, sedang menurut keterangan pihak keluarganya korban sangat kelelahan, dan akhirnya korban diserahkan kepada keluarganya oleh Polisi disaksikan perangkat desa. Les

Berita Terbaru

Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Senin, 02 Feb 2026 20:49 WIB

Senin, 02 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai P…

Prabowo Akui BUMN Pernah Dipimpin Akal-akalan

Prabowo Akui BUMN Pernah Dipimpin Akal-akalan

Senin, 02 Feb 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut ada dana besar dulunya disebar ke seribu perusahaan BUMN. Ini ia menyinggung para pemimpin BUMN…

Presiden Prabowo: Kalau tak Suka Sama Prabowo, Silakan 2029 Bertarung

Presiden Prabowo: Kalau tak Suka Sama Prabowo, Silakan 2029 Bertarung

Senin, 02 Feb 2026 19:09 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengklaim kelompok-kelompok itu sedari awal sudah mengetahui jika mereka dibantu atau didukung oleh…

Menhan Umumkan Prabowo, akan Ganti Semua Direksi Bank Himbara

Menhan Umumkan Prabowo, akan Ganti Semua Direksi Bank Himbara

Senin, 02 Feb 2026 19:07 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bersiap melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)…

Interpol Lacak Bos Minyak Berharta Rp 6,8 triliun

Interpol Lacak Bos Minyak Berharta Rp 6,8 triliun

Senin, 02 Feb 2026 19:05 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:05 WIB

Diduga Tinggal di Rumah Istri Mudanya yang Berkekerabatan dengan Keluarga Kerajaan Johor     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - NCB Interpol Indonesia Polri m…

Nadiem Makin Tersudutkan oleh Eks Bawahannya

Nadiem Makin Tersudutkan oleh Eks Bawahannya

Senin, 02 Feb 2026 19:03 WIB

Senin, 02 Feb 2026 19:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Terdakwa Nadiem Makarim, makin tersudutkan. Senin (2/2), mantan Pejabat Direktorat PPK SMA pada Kemendikbudristek, Dhany Hamiddan…