Penemuan 3 Buah Bom Mortir Aktif Hebohkan Warga Jombang saat Mancing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Gegana saat mengecek lokasi penemuan mortir di Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Tim Gegana saat mengecek lokasi penemuan mortir di Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Warga di Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang dihebohkan adanya penemuan tiga buah bom mortir aktif di dasar sungai Brantas. Sontak saja, penemuan tersebut menjadi viral.

Awalnya, Aris mengira benda itu botol bekas, namun setelah diteliti ternyata bahan peledak jenis mortir. Saat penemuan tersebut, Aris menginjak benda keras yang ternyata adalah tiga buah benda mirip mortir. 

Setelah dibersihkan dan ditinggal sejenak, benda tersebut kemudian dibawa pulang dan diletakkan di depan rumahnya di Dusun Bakalan, Desa Tampingmojo. Lantas, penemuan itu pun menyebar luas. Polisi yang mendapat informasi itu langsung bergerak cepat.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan tim Jibom Gegana Polda Jatim. Barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke lahan kosong di Desa Kepuhdoko untuk proses disposal,” jelas Kapolsek Tembelang, AKP Fadilah, Jumat (02/05/2025).

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan juga menambahkan mortir yang ditemukan warga diduga merupakan peninggalan era Perang Dunia II saat Jepang masih menduduki wilayah Indonesia. 

“Bom ini harus dimusnahkan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, kemungkinan bom ini merupakan peninggalan pada zaman dahulu,” katanya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian masih menyelidiki asal-usul benda diduga mortir tersebut, dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan benda mencurigakan di lingkungan sekitar. Pihaknya memastikan akan menanganinya secara profesional sesuai SOP. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…