Awal Triwulan 2025, Disnaker Ponorogo Terbitkan 975 AK1 untuk Pencari Kerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Ponorogo Muhrodhi. SP/ PNG
Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Ponorogo Muhrodhi. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Selama triwulan pertama pada 2025, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ponorogo, telah menerbitkan sebanyak 975 lembar kartu kuning atau kartu tanda pencari kerja (KTPK), atau dikenal sebagai AK1.

Jumlah tersebut dihimpun selama Januari hingga Maret 2025, dengan rincian Januari tercatat 274 permohonan, Februari (384), dan Maret (317) yang relatif stabil. Pasalnya, beberapa perusahaan sudah tidak mewajibkan, namun masih ada yang menggunakannya seperti untuk pendaftaran pekerja migran Indonesia (PMI).

"Permohonan terbanyak terjadi di bulan Februari. Rata-rata pemohon di angka 300 orang setiap bulannya," ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Disnaker Ponorogo Muhrodhi di Ponorogo, Senin (05/05/2025).

Meski demikian, pihaknya mengatakan permohonan AK1 umumnya meningkat saat masa pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) serta penyelenggaraan bursa kerja. Mengingat, latar belakang pendidikan para pemohon beragam, mulai dari lulusan SD hingga sarjana.

"AK1 berlaku selama dua tahun. Isinya berupa data identitas pemohon, seperti nama, NIK (Nomor Induk Kependudukan), alamat, hingga riwayat pendidikan terakhir," ujarnya.

Sebagai informasi, kartu kuning sesungguhnya juga berfungsi mendukung program pendataan dan pemetaan jumlah pencari kerja di daerah. Namun, hingga saat ini belum ada sistem pelaporan balik dari pemegang kartu ketika sudah memperoleh pekerjaan.

"Belum ada yang melaporkan kembali setelah mendapatkan pekerjaan. Padahal ini penting untuk pembaruan data dan kebijakan ketenagakerjaan daerah," demikian Muhrodhi. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…