Mahasiswa PK PMII Unisda Inginkan Jukir Ditertibkan, Penambahan PJU Dimasifkan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para Mahasiswa yang tergabung dalam PK PMII Unisda saat beraudiensi dengan Dinas Perhubungan Lamongan. SP/IST
Para Mahasiswa yang tergabung dalam PK PMII Unisda saat beraudiensi dengan Dinas Perhubungan Lamongan. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih ditemukan sejumlah juru parkir di berbagai sudut kota Lamongan, yang tetap memungut biaya parkir berlangganan,  dan masih terdapat wilayah yang gelap akan Penerangan Jalan umum (PJU), mendapatkan sorotan dari mahasiswa yang tergabung dalam PK PMII Unisda, Rabu (7/5/2025).

Para mahasiswa ini menyampaikan keluhan dan kritikannya melalui surabayapagi.com, yang juga sudah disampaikan ke pihak terkait , saat beraudiensi dengan Dinas Perhubungan pada Senin, pada (5/5/2025) di Kantor Dishub Jalan Panglima Sudirman Lamongan, yang diterima langsung oleh Sekdin Perhubungan Ermawan dengan beberapa jajarannya.

Hendra Setiawan ketua PK PMII Unisda dalam kesempatan itu mengungkapkan, kalau mahasiswa masih banyak menjumpai jukir  di berbagai titik di sudut kota Lamongan, dan yang lebih parahnya lagi meski semu pemilik kendaraan berplat S Lamongan berlangganan parkir, namun masih tetap ditarik. 

"Apa artinya dan manfaat masyarakat berlangganan parkir, tapi itu kalau jukir masih saja meminta pungutan dari parkir, yang demikian ini Dinas Perhubungan harus mengambil langkah tegas, apalagi mereka Jukir sudah digaji," ungkapnya.

Dari data APBD 2025 lanjut Hendra, anggaran untuk memberikan gaji sebesar Rp 1,6 M. "Anggaran belanja jasa keamanan sebesar Rp 1,6 miliar yang disebut-sebut digunakan untuk membayar gaji juru parkir. Namun kenyataannya, praktik parkir yang menarik biaya parkir tidak sedikit, dan jukir liar pun semakin marak di Lamongan ini harus ditertibkan," pintanya.

Mendengar sorotan dari mahasiswa itu, Window Kabid yang membidangi soal Jukir mengaku tidak menampik anggaran Rp 1,6 miliar itu digunakan untuk mengaji jukir yang resmi bukan jukir liar. "Terima kasih atas masukannya ini akan terus kami lakukan evaluasi untuk menertibkan para jukir di lapangan," ujarnya.

Sementara itu soal masih minimnya penerangan jalan umum di sejumlah titik di Lamongan, membuat tidak sedikit kecelakaan lalu lintas sering terjadi. "Kita masih banyak melihat di sejumlah jalan raya tidak terdapat PJU, ada juga PJU tapi sering tidak menyala, ini ada apa," tanya Hendra dengan Nanda terheran-heran.

Mendengar itu, Kabid Sarpras Dishub, Hadi Cu mengatakan, kebutuhan ideal PJU di Lamongan itu lebih dari 17 ribu titik PJU di 145 ruas jalan. Saat ini baru tersedia 6.750 titik, ditambah rencana penambahan 239 titik pada tahun ini, yang masih sangat jauh dari kebutuhan. jir

Berita Terbaru

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…