Peledakan Amunisi Kadaluarsa TNI-AD Tewaskan 9 Warga Sipil, Diinvestigasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemakaman warga sipil korban ledakan pemusnahan amunisi afkir di Garut akan dilakukan jajaran Kodam III/Siliwangi, Korem 062/Tarumanagara, dan Kodim 0611/Garut. TNI AD, akan membantu proses pemakaman hingga selesai.

"Baik terhadap empat personel TNI AD maupun sembilan warga sipil yang menjadi korban, TNI AD berkomitmen untuk membantu proses pemakaman secara maksimal," kata Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana dalam keterangannya, Selasa (13/5/2025).

Kepala Gudang Kolonel Antonius Hermawan korban ledakan pemusnahan amunisi afkir di Garut, disemayamkan di Bekasi. Jenazah diterbangkan melalui Bandara Halim Perdanakusuma untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Kaliwungu, Harjobinangun, Yogyakarta.

"Jenazah dibawa menggunakan pesawat melalui Bandara Halim Perdana Kusuma," tambah Kadispenad Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana.

Tiga prajurit TNI lainnya yang menjadi korban peristiwa tersebut akan disemayamkan di Kantor Gupusmu III-Puspalad, Jalan Raya Stasiun Cakung, Pulogebang, Jakarta Timur (Jaktim). Mereka juga selanjutnya akan dimakamkan ke kampung halaman masing-masing.

Wahyu mengatakan, jenazah Mayor Cpl Anda Rohanda akan dimakamkan di kampung halamannya di Kampung Sukasari, Cinunuk, Cileunyi, Bandung, Jawa Barat. Sementara Kopda Eri Dwi Priambodo akan dimakamkan di Banjarsari, Kebuman Pringsurat, Temanggung, Jawa Tengah.

Terakhir, Pratu Afrio Setiawan akan dimakamkan kampung halamannya di Desa Mopuya Utara, Kecamatan Dumoga Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Jenazah akan diterbangkan menggunakan pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (14/5) pukul 01.00 WIB ini.

 

Sembilan Warga Sipil

Sementara itu, sembilan warga sipil yang turut menjadi korban, akan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan. Wahyu mengatakan pihaknya akan menantu proses pemakaman.

"Baik terhadap empat personel TNI AD maupun sembilan warga sipil yang menjadi korban, TNI AD berkomitmen untuk membantu proses pemakaman secara maksimal," ujarnya.

Ledakan bermula dari pemusnahan amunisi yang sudah tak layak pakai Senin (12/5/2025) pukul 09.30 WIB di Desa Sagara, Kecamatan cibalong, Garut, Jawa Barat .

Lokasi ini merupakan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Selasa, (13/5/2025) pukul 07.54 WIB. Jika diakses dari kawasan pusat kota Garut, lokasinya berjarak sekitar 100 km.

Namun, waktu tempuhnya bisa mencapai 4-5 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor, karena jalurnya yang berkelok.

 

Peringatan Zona Berbahaya

Di tepi jalan raya, sudah ada peringatan zona berbahaya yang dipasang TNI.

"Dilarang masuk, daerah penghancuran munisi afkir. Gupusmu III," tulis dalam papan berwarna merah, yang disertai ikon tengkorak tersebut.

Papan pengumuman ini, juga ditemukan pada radius beberapa kilometer sebelum TKP, dari arah Garut di Jalan Raya Lintas Selatan.

Lokasi pemusnahan ini berada di tepi pantai. Untuk bisa masuk ke dalam lokasi, harus melalui kawasan perkebunan yang luas

Pemusnahan amunisi itu dilakukan oleh jajaran Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Peralatan TNI AD. "Kami akan melaksanakan investigasi secara menyeluruh dengan kejadian ini," kata Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana.

 

Investigasi Peledakan Amunisi Kadaluarsa

Anggota Komisi I DPR Fraksi PKB Oleh Soleh meminta TNI investigasi peledakan amunisi kadaluarsa yang menyebabkan 13 orang meninggal dunia di Garut, Jawa Barat. Oleh Soleh meminta investigasi dilakukan secara transparan.

Legislator asal dapil Jawa Barat XI Garut, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, itu sangat menyayangkan kejadian tersebut. Oleh tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadikan peledakan amunisi kadaluarsa itu menyebabkan korban jiwa dari warga sipil dan TNI.

"Apakah sudah dilakukan sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang telah ditetapkan atau ada kelalaian yang dilakukan oknum TNI dalam pemusnahan?" papar Oleh.

Oleh menegaskan harus ada yang bertanggung jawab dalam kejadian tersebut, karena telah menimbukan korban jiwa yang tidak sedikit. "Korbannya tidak sedikit. Harga nyawa jangan dianggap murah dan enteng. Semoga investigasi yang dilalukan bisa menjadikan masalah ini terang benerang," ucapnya.

Senada, anggota DPR dapil Jabar XI Lola Nelria Oktavia menekankan, semua pihak harus menunggu hasil investigasi resmi, sehingga tak perlu menimbulkan spekulasi. "Mari kita tunggu hasil investigasi resmi untuk memastikan keadilan bagi para korban. Tidak perlu Ada spekulasi yang terlalu dini atas peristiwa ini," ungkap Lola.

Lebih lanjut, Wabendum Partai NasDem ini menekankan TNI dan Polri diharapkan dapat memberikan transparansi dalam penanganan kasus ini.

"Dan akan kami sampaikan informasi selanjutnya berkaitan dengan perkembangan dari penyelidikan atau investigasi yang dilaksanakan," lanjutnya. n ang/jk/cr5/rmc

Berita Terbaru

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya– Kuasa hukum Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri S…

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, menerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori …

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan dan p…

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dana Cadangan Pilkada 2029 disiapkan Rp75 Miliar. Hal tersebut dinyatakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil…

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif. Prevalensi stunting yang mencapai 27,5 persen pada…