Responsif Terapkan Regulasi Baru PBJ, Kepala LKPP RI Acungi Jempol Pemkot Mojokerto

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Ning Ita saat menerima kunjungan Kepala LKPP RI. SP/Dwy AS
Wali kota Ning Ita saat menerima kunjungan Kepala LKPP RI. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI), Hendrar Prihadi, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Mojokerto atas responsivitas dan komitmennya dalam menerapkan regulasi terbaru pengadaan barang dan jasa (PBJ). Ia bahkan menyebut Kota Mojokerto layak menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikannya usai memberikan sosialisasi terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018, bertempat di Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Rabu (14/5/2025).

Perpres ini mengatur kewajiban pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD untuk mengutamakan penggunaan produk dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Produk Dalam Negeri (PDN) dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Kota Mojokerto termasuk salah satu pemerintah kota yang menjadi leader dalam hal ini,” tutur Hendrar.

Ia menambahkan, berdasarkan data kinerja, Kota Mojokerto menunjukkan performa luar biasa. Antara lain, penggunaan produk dalam negeri yang selalu di atas 90 persen, capaian penggunaan UMK-K yang melampaui standar nasional, serta pemanfaatan e-Katalog yang sangat tinggi.

“Data tersebut menunjukkan bahwa Pemkot Mojokerto berada di barisan terdepan,” lanjutnya.

Hendrar juga menilai bahwa Kota Mojokerto dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang masih menghadapi tantangan dalam mengadopsi sistem pengadaan barang dan jasa secara optimal.

“Kabupaten/kota di sekitar Mojokerto yang masih kesulitan mestinya tinggal datang ke sini dan belajar langsung dari Pemkot Mojokerto,” imbuhnya.

Keberhasilan ini turut diperkuat oleh capaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Kota Mojokerto yang mencapai skor 82,59 (kategori “baik”), serta nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK bidang pengadaan tahun 2024 yang sempurna, yakni 100 persen.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari komitmen bersama dalam menjalankan proses pengadaan secara transparan, akuntabel dan sesuai regulasi yang berlaku.

“Salah satu kunci menarik investasi sebesar-besarnya adalah dengan menunjukkan integritas dan kepatuhan terhadap aturan pengadaan yang ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Sosok wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut berharap sosialisasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kota Mojokerto.

“Tolong manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapabilitas Bapak/Ibu semua dalam pengelolaan barang dan jasa,” pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perangkat RT/RW seluruh Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diimbau untuk mendukung pengaktifan sistem keamanan lingkungan …