Ditemukan Pekerja Positif HIV, Puluhan Lokalisasi Warung Kopi di Ponorogo Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ponorogo kembali menutup puluhan warung kopi yang terindikasi pekerjanya positif HIV. SP/ PNG
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ponorogo kembali menutup puluhan warung kopi yang terindikasi pekerjanya positif HIV. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebanyak puluhan warung di Ponorogo, Jawa Timur terindikasi menjadi tempat praktik prostitusi terselubung serta ditemukan 24 pekerja warung dan tempat hiburan malam (THM) terdeteksi positif HIV dari hasil skrining massal yang dilakukan sejak April 2025.

Alhasil, Satpol PP Kabupaten Ponorogo resmi menutup puluhan warung tersebut. Sedangkan untuk penutupan difokuskan pada kawasan Pasar Janti, Kecamatan Jenangan, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan praktik prostitusi. Total ada 30 warung yang ditutup dan diberi stiker penutupan serta papan peringatan sejak 8 Mei 2025.

"Sudah ditutup total, jadi sudah tidak ada lagi aktivitas di dalamnya," ujar Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edi Suprapto, Kamis (15/05/2025).

Sementara itu, saat proses pemeriksaan dilakukan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan instansi terkait terhadap 191 orang pekerja di sejumlah titik, termasuk warung kopi dan tempat hiburan malam.

"Dari 191 yang diperiksa, sebanyak 24 orang terindikasi positif HIV. Paling banyak di Demangan, dari 29 orang, 13 di antaranya positif," jelas Eko.

Berikut sebaran hasil skrining, Desa Demangan, Siman: 29 diperiksa, 13 positif, Pasar Janti, Ngrupit, Jenangan: 29 diperiksa, 5 positif, Pasar Danyang, Sukosari, Babadan: 13 diperiksa, 3 positif, Warung Tular, Sukosari, Babadan: 4 diperiksa, 2 positif, Terminal Seloaji: 4 diperiksa, 1 positif, Desa Serangan, Sukorejo: 11 diperiksa, 0 positif, 10 THM di Ponorogo: 101 diperiksa, 0 positif.

Sebagai informasi, untuk pekerja yang dinyatakan suspek HIV langsung dibawa ke rumah singgah milik Dinas Sosial Ponorogo untuk dibina dan diberikan pelatihan keterampilan. 

Sedangkan bagi pekerja yang berasal dari luar daerah, mereka akan dikembalikan ke daerah asalnya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari Dinsos setempat.

Langkah tegas ini mendapat dukungan sejumlah pihak sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan penyebaran HIV dan menjaga ketertiban umum di Bumi Reog. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…