Bupati Ponorogo Larang Kantin Sekolah Jual Jajanan Sachet untuk Siswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. SP/ PNG
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menjaga kesehatan siswa di usia dini, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko melarang kantin sekolah menyediakan jajanan sachet (kemasan siap santap).

Aturan itu mulai di fokuskan lantaran Bupati Sugiri Sancoko berupaya menyiapkan anak-anak Ponorogo yang berkualitas diawali dengan menjaga kesehatan sejak dini. Karena menurutnya, saat ini sudah banyak anak usia dini yang terjangkit penyakit karena jajanan kemasan, salah satunya gagal ginjal.

"Tidak boleh jajan yang tidak sehat, saya tidak menyebut merek. Jadi jajanan sachet itu jangan dijajakan di kantin, karena bayi dari lahir yang sudah sehat, ketika mendapatkan asupan makanan atau jajanan tidak sehat bisa berbahaya, banyak yang gagal ginjal di usia remaja," ujarnya, Minggu (25/05/2025). 

"Maka dilarang kantin menjajakan makanan yang tidak sehat," tambahnya. 

Lebih lanjut, Dengan adanya larangan tersebut, maka solusinya, orang tua siswa bisa membekali anaknya dengan menu makanan bergizi seimbang. Bahkan jika perlu pihak sekolah meminta wali murid secara bergantian menjual makanan sehat di kantin sekolah.

"Misalnya jualan lemper, atau jajanan sehat lain sambil mengajarkan anak berbisnis. Saya punya mimpi besar anak Ponorogo usia 21 tahun sudah menjadi muzzaki, itu artinya kaya, maka perlu dipancing selera bisnisnya sejak dini," jelasnya.

Sejalan dengan instruksi bupati, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo juga memiliki program GEBRAK UKS PREN. Yaitu gerakan bersama dan kewirausahaan dalam meningkatkan upaya kesehatan sekolah pelajar keren.

Program itu dijalankan sebagai upaya promotif dan preventif menerapkan Trias UKS, yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat. Adapun tujuan program GEBRAK UKS PREN itu, di antaranya untuk meningkatkan derajat kesehatan pelajar, sekaligus mendidik siswa berwirausaha. pn-01/dsy

Berita Terbaru

WN China Keruk Rp 559,8 miliar dari Judol Pornografi

WN China Keruk Rp 559,8 miliar dari Judol Pornografi

Minggu, 28 Jun 2026 21:57 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polisi masih memburu tersangka YB, warga negara (WN) China sebagai pengendali judi online (judol) dengan modus live pornografi…

Tubuh YTR, Ditato "Love Taufik"

Tubuh YTR, Ditato "Love Taufik"

Minggu, 28 Jun 2026 21:54 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polda Jawa Barat membenarkan adanya tato di tubuh YTR (29), korban dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik…

Bloomberg: Indonesia Buka Pintu Bagi “Uang Kotor"

Bloomberg: Indonesia Buka Pintu Bagi “Uang Kotor"

Minggu, 28 Jun 2026 21:51 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada artikel Bloomberg, 25 Juni 2026, berjudul “Indonesia Opens Door to Dirty Money to Fund Prabowo's Plans” . Bloomberg, menulis I…

Seorang Wanita Lahap Habiskan Tart 25 Menit

Seorang Wanita Lahap Habiskan Tart 25 Menit

Minggu, 28 Jun 2026 21:49 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam waktu 25 menit, seorang wanita melahap habis tart berdiameter 28 cm dengan kandungan 14.000 kalori! Memecahkan rekor dunia…

PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029

PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029

Minggu, 28 Jun 2026 21:46 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PSI, Bestari Barus menyebut PSI percaya bisa unjuk gigi dalam kontestasi politik tahun 2029 mendatang. Dia menyebut PSI…

Saat Libur Sekolah, Tiket Pesawat Tanpa Potongan

Saat Libur Sekolah, Tiket Pesawat Tanpa Potongan

Minggu, 28 Jun 2026 21:43 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada periode libur sekolah 2026, Kemenhub menyiapkan diskon tiket kereta api ekonomi sebesar 30% untuk 1.174.624 penumpang.…