Industri Pemasok Suku Cadang Otomotif Ketar-ketir Diguncang Tarif Trump

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Honda NSX yang memakai suku cadang dari penyuplai Kyowa Industrial. SP/ JKT
Honda NSX yang memakai suku cadang dari penyuplai Kyowa Industrial. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Masih ketar-ketirnya sejumlah tantangan berat dalam menghadapi tarif impor 25 persen dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kian menyulitkan dunia otomotif. Salah satunya tidak hanya berdampak pada kendaraan utuh, melainkan juga penyuplai suku cadang dari luar.

Salah satu penyuplai suku cadang, Kyowa Industri juga tengah menghadapi kekhawatiran mengenai kemampuan mereka untuk menahan tekanan tarif pada industri mobil Jepang.

"Apa yang akan kita lakukan dengan tarif ini? Itu akan menjadi lebih buruk," kata Presiden Kyowa Industrial, Hiroko Suzuki, Minggu (25/05/2025).

Kyowa tidak mengekspor komponen mobil ke AS, namun perusahaan khawatir produsen mobil akan memaksa pemasok untuk memangkas harga guna mengimbangi tarif. Sejauh ini, hal itu belum terjadi. Di sisi lain, pabrikan seperti Subaru mengatakan mengatakan perusahaannya mungkin harus mulai mencari mitra yang berekspansi di luar AS.

Sementara itu, raksasa otomotif lainnya sebagian besar menawarkan dukungan bagi pemasok sejak pengumuman tarif Trump. Sebagai contoh, Toyota, Nissan, dan Ford telah mengirim surat ke cabang AS dari beberapa pemasok Jepang yang meminta kerja sama dalam menghadapi tarif.

Nissan memberi tahu ke pemasok bahwa mereka harus berpegang pada harga yang telah disepakati sebelumnya. Dalam kesepakatan tersebut, pemasok tidak memiliki kewajiban untuk menanggung biaya tarif tetapi akan memikul sebagian dari pukulan tersebut hingga empat minggu untuk membantu mengamankan rantai pasokannya.

Untuk menangani situasi ini, negosiator perdagangan utama Jepang, Ryosei Akazawa juga menuju Washington pada hari Jumat untuk putaran pembicaraan ketiga. Sebelumnya, perdana menteri Jepang Shigeru Ishiba menyebut tarif impor yang ditetapkan oleh Donald Trump sebagai krisis nasional bagi negeri matahari terbit ini. jk-04/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…