Banmus Panas, Anggota DPRD Jatim Bersitegang Bahas Pansus Bank Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jawa Timur Senin sore 26/5/2025 berlangsung tegang. Sejumlah anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan penjadwalan persetujuan Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait Bank Jatim.

 


Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim tetap konsisten mengusulkan pembentukan Pansus Bank Jatim. Belakangan usulan tersebut mendapat dukungan dari anggota dari fraksi lain. Namun sebagian lagi menolak adanya adanya pembentukan pansus melalui sidang Paripurna hari Rabu esok 28/5/2025. Informasinya, PKB mendapat dukungan dari fraksi lain dalam rapat yang dipimpin langsungketua DPRD Jatim Musyafak didampingi tiga wakil ketua DPRD Jatim, yakni Deni Wicaksono, Hidayat dan Blegur Prijanggono. Sehingga peta politiknya, Pendukung pansus ada 2 fraksi dan 7 fraksi lainnya menolak.

 


Ubaidillah, Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim mengaku kecewa karena pimpinan Banmus justru berusaha mengarahkan pada substansi penting tidaknya usulan Pansus Bank Jatim dimasukkan dalam agenda Paripurna mendatang. Hal ini kemudian membuat rapat Banmus berlangsung panas hingga suara antar Fraksi terbelah. “Kita juga tidak tahu, (ternyata PDIP) ikut mendukung agar Pansus ini tetap diagendakan di Paripurna. Memang secara jumlah kami masih kalah, tapi lihat saja nanti,” yakin Ubaidillah. Perlu diketahui, jumlah anggota Fraksi PKB sebanyak 27 orang dan Fraksi PDI-P 21 Orang atau total 48 orang dari total 120 Anggota DPRD Jawa Timur.

 


Anggota Komisi A ini mengaku heran, selama menjadi Anggota DPRD Jatim sejak 2019 lalu, tidak pernah pembentukan pansus itu menjadi sesulit ini. Padahal hanya minta dijadwalkan di Paripurna. Sesuai Tata Tertib DPRD Jatim Pasal 63, tidak ada larangan pembentukan pansus melalui paripurna. “Baru kali ini banmus bersikap seperti ini, dari dulu tidak pernah seperti ini. Tapi kami akan terus mencoba berperan agar Bank Jatim ini berkinerja lebih baik lagi,” ujar politisi dari Dapil Bondowoso Situbondo Banyuwangi ini. 

 


Menurutnya, pansus ini bukan tentang persoalan Bank Jatim cabang Jakarta saja, tapi ada juga kejadian hampir sama di Bondowoso. Ia pun mengaku heran kenapa pembentukan Pansus Bank Jatim terkesan dihalang-halangi. Biarlah terang benderang. Fraksi PKB tidak punya tendensi lain kecuali menginginkan Bank Jatim kedepan bisa semakin baik. “Kami tidak mau menjelekkan siapapun, bagi F-PKB pansus ini sesuatu yang harus. Bukan karena PKB tidak sayang Gubernur Khofifah atau lainnya, kami justru sayang Bank Jatim, kami sayang Bu Khofifah. Tetapi tidak boleh ada pembiaran, maka DPRD harus turun tangan,” tegas Ubaidillah.

 


Menurut Gus Ubaid -sapaan akrab Ubaidillah-, pembentukan Pansus Bank Jatim ini sangat penting. Bukan hanya persoalan di Cabang DKI Jakarta. Namun pihaknya juga mendapat informasi bahwa di beberapa cabang lain termasuk di Bondowoso diduga ada kejadian serupa. "Dengan membentuk Pansus, DPRD Jatim bisa meminta keterangan kepada manajemen Bank Jatim untuk menjelaskan kenapa bisa terjadi kredit fiktif," ungkapnya. 

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…