Inflasi Jatim Terkendali, BPS Catat Deflasi 0,34 Persen di Bulan Mei 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cabai jadi penyumbang deflasi Mei. SP/ Achmad Adi
Cabai jadi penyumbang deflasi Mei. SP/ Achmad Adi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat kondisi inflasi di wilayahnya masih dalam keadaan terkendali hingga Mei 2025. Meski harga beberapa komoditas pangan mulai menunjukkan kenaikan usai panen raya berakhir, namun Jawa Timur justru mengalami deflasi sebesar 0,34 persen.

Kepala BPS Jawa Timur, Zulkipli, menjelaskan bahwa deflasi ini disebabkan oleh turunnya harga sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang. Penurunan harga logam mulia seperti emas juga turut memperkuat tren deflasi yang terjadi.

"Panen raya telah selesai sejak April lalu, dan harga beras mulai naik. Namun berkat kontribusi komoditas hortikultura yang harganya menurun, indeks harga konsumen di Jawa Timur tetap terjaga," ujar Zulkipli saat konferensi pers di Surabaya, Rabu (4/6/2025).

Jika dibandingkan dengan angka nasional, deflasi di Jawa Timur sedikit lebih ringan. Secara nasional, deflasi bulan Mei tercatat sebesar 0,37 persen.

Lebih lanjut Zulkipli memaparkan, inflasi kumulatif Jawa Timur dari Januari hingga Mei 2025 hanya berada di angka 0,89 persen. Sedangkan inflasi tahunan (year-on-year) tercatat sebesar 1,22 persen—mengindikasikan kestabilan daya beli masyarakat dan pengendalian harga yang cukup efektif.

"Ini menunjukkan bahwa situasi ekonomi kita masih dalam kondisi yang baik dan relatif stabil," tambahnya.

BPS juga mencatat bahwa seluruh kota di Jawa Timur mengalami deflasi pada bulan Mei. Kota Sumenep menjadi daerah dengan deflasi tertinggi sebesar 0,79 persen, sedangkan Malang mencatat deflasi terendah yakni 0,21 persen.

Dengan capaian tersebut, BPS berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku ekonomi terus diperkuat agar tren inflasi tetap terkendali pada bulan-bulan mendatang, terutama menghadapi masa paceklik pasca panen raya. ad

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …