Pemkab Mojokerto Kebut Normalisasi Sungai 6,7 KM di 10 Desa Antisipasi Banjir 

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DIKERUK: Pengerjaan normalisasi pengerukan sedimen afvour Jombok, di daerah rawan bencana banjir tahunan Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy AS
DIKERUK: Pengerjaan normalisasi pengerukan sedimen afvour Jombok, di daerah rawan bencana banjir tahunan Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemkab Mojokerto mulai melakukan normalisasi sungai saat musim kemarau dengan panjang sekitar 6,7 kilometer.

Pengerjaan normalisasi tahap pertama ini menyasar 10 desa di 6 kecamatan, sebagai upaya antisipasi banjir akibat luapan sungai sekaligus dan memberikan rasa aman bagi petani jelang musim tanam serentak, pada Juni 2025.

"Sementara ada 10 titik normalisasi, nanti bertahap akan bertambah sampai akhir tahun sesuai prioritas dan kapasitas anggaran," kata Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) Rois Arif Budiman, Rabu (11/6/2025).

Menurut Rois, pengerjaan normalisasi sungai menyasar daerah rawan bencana banjir di 10 desa, yang tersebar di enam kecamatan yaitu Kecamatan Sooko, Puri, Bangsal, Kutorejo, Pungging dan Ngoro.

Bahkan pengerjaan normalisasi dengan panjang 6,7 kilometer tersebut hampir seluruhnya tuntas.

"Normalisasi sungai yang masuk 6.785 meter (6,7 KM) dan, sudah terealisasi 5.113 meter (5,1 KM)," bebernya.

Dirinya menyebut, tujuh normalisasi yang sudah terealisasi meliputi dua titik di Desa Balongmojo, Kecamatan Puri. Dua titik normalisasi di Desa Simbaringin dan Desa Karangasem, Kecamatan Kutorejo.

Normalisasi di Desa Peterongan, Desa Pekuwon, Kecamatan Bangsal, Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging dan Desa Watesnogoro, Kecamatan Ngoro.

"Normalisasi di 3 desa masih dalam tahap pengerjaan yaitu, Desa Tempuran Kecamatan Sooko, Desa Pekuwon dan Desa Salen Kecamatan Bangsal. Untuk normalisasi Desa Tempuran dari target 1.500 meter sudah terealisasi 1.400 meter," ungkap Rois Arif Budiman.

Ia mengungkapkan, normalisasi sungai Sumber Ngrayung yang merusak dua tanggul di Desa Salen masih terus berproses.

Total normalisasi di Desa Salen mencapai 1 kilometer dan Desa Pekuwon 1.685 meter atau sekitar 1,6 kilometer.

"Normalisasi Desa Salen baru mulai, kita coba bertahap sebisa mungkin (Alat berat) lewat tanggul.

Ini kita fokus ke rehab tanggul dulu, setelah selesai baru lanjut normalisasi lagi nanti sambil benahi tanggul-tanggul yang kritis," pungkas Rois.

Adapun, pengerjaan normalisasi 10 titik di tahun 2025 ini akan terus bertambah menyesuaikan anggaran tahun berjalan.

Untuk diketahui, Pemkab Mojokerto telah melakukan normalisasi sungai mencapai 20 kilometer, pada tahun 2024 lalu.

"Nanti sampai akhir tahun 2025 masih ada lagi yang akan dikerjakan, untuk tahun kemarin kita bisa melaksanakan normalisasi dengan total kurang lebih 20 kilometer," tandasnya. Dwi

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…