Khofifah Perluas Program Perlindungan Sosial Lewat PAPBD 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tambah Rp43,19 M Gubernur Khofifah perluas bansos 2025 untuk bantu 24 ribu warga rentan di Jatim. Negara hadir nyata. SP/Achmad Adi
Tambah Rp43,19 M Gubernur Khofifah perluas bansos 2025 untuk bantu 24 ribu warga rentan di Jatim. Negara hadir nyata. SP/Achmad Adi

i

Tambahan Rp43,19 Miliar Jangkau 24 Ribu Penerima Baru


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan perluasan jangkauan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan terus menjadi prioritas. Melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp43,19 miliar untuk memperluas lima program bantuan sosial (bansos) strategis yang dikelola oleh Dinas Sosial Jatim.

Dengan perluasan ini, sebanyak 24.138 penerima manfaat baru dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur akan menerima bantuan yang lebih merata dan inklusif.

“Negara harus hadir nyata dengan jaring pengaman sosial yang inklusif, agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal,” tegas Gubernur Khofifah dalam keterangannya, Rabu (12/6/2025).

Ada Lima Program Strategis yang Diperluas yakni:

- Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD)

Jumlah KPM diperluas dari 4.000 menjadi 5.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di 26 kabupaten/kota. Tambahan 1.000 KPM didukung anggaran Rp1,8 miliar, dengan bantuan per KPM sebesar Rp1,8 juta dicairkan dalam dua tahap.

-PKH plus untuk lansia Dari 50.000 lansia penerima,

Kini bertambah 10.000 lansia di 10 kabupaten/kota dengan tambahan anggaran Rp15 miliar. Total anggaran menjadi Rp115 miliar untuk 60.000 lansia. Bantuan per lansia sebesar Rp1,5 juta, dicairkan dalam tiga tahap.

- Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (KE)

Jumlah KPM bertambah 10.000 di 14 kabupaten/kota, dengan anggaran tambahan Rp15 miliar. Setiap penerima mendapatkan bantuan modal usaha senilai Rp1,5 juta. Total jangkauan program kini mencapai 33.000 KPM dengan anggaran Rp49,5 miliar.

- KIP Putri Jawara (Kewirausahaan Inklusif Produktif Perempuan Tangguh Mandiri Jawa Timur Sejahtera)

Ditambah 1.980 KPM di 12 kabupaten/kota, dengan anggaran Rp5,94 miliar. Total penerima menjadi 3.590 KPM dengan anggaran Rp10,77 miliar. Setiap penerima memperoleh bantuan usaha produktif Rp3 juta.

- Bantuan Alat Bantu Mobilitas untuk Disabilitas

Penerima bertambah 1.158 orang dengan anggaran Rp5,45 miliar. Total menjadi 2.068 penerima dengan anggaran Rp9,75 miliar. Bantuan mencakup 9 jenis alat bantu seperti kursi roda, kruk, tongkat adaptif, hearing aid, dan prothese.

 

Khofifah menegaskan bahwa perluasan bansos bukan hanya soal angka penerima atau besaran dana, melainkan bagian dari strategi pembangunan inklusif yang memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga rentan yang tertinggal. Perluasan ini adalah bentuk aksi nyata untuk memenuhi kebutuhan dasar dan memperkuat pemberdayaan masyarakat,” ujar Khofifah.

“Dengan memperluas jaring pengaman sosial, kami berharap ketahanan dan kemandirian masyarakat Jawa Timur semakin kokoh. Inilah bagian dari ikhtiar menuju Jawa Timur yang semakin adil, sejahtera, dan inklusif,” pungkasnya. Ad

Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan di Kota Madiun, Dua Armada Truk Tangki Air Bersih Mulai Dikerahkan

Antisipasi Kekeringan di Kota Madiun, Dua Armada Truk Tangki Air Bersih Mulai Dikerahkan

Selasa, 11 Agu 2026 12:22 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti musim kemarau panjang yang waktu-waktu terjadi puncak kekeringan 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Badan…

Sidak SPPG, DLH Tulungagung Temukan Mayoritas Fasilitas IPAL Belum Penuhi Standar

Sidak SPPG, DLH Tulungagung Temukan Mayoritas Fasilitas IPAL Belum Penuhi Standar

Selasa, 11 Agu 2026 12:20 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna memastikan pengelolaan limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan,…

Di Tengah Keterbatasan, KKMP Trate Gresik Tembus Omzet Rp237 Juta, Tata Kelolanya Dikaji KPK RI

Di Tengah Keterbatasan, KKMP Trate Gresik Tembus Omzet Rp237 Juta, Tata Kelolanya Dikaji KPK RI

Selasa, 11 Agu 2026 12:07 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Trate, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi perhatian Direktorat Monitoring Komisi P…

Dorong Perpanjang Masa Tinggal, Pemkot Surabaya Integrasikan MICE dengan Pariwisata

Dorong Perpanjang Masa Tinggal, Pemkot Surabaya Integrasikan MICE dengan Pariwisata

Selasa, 11 Agu 2026 12:03 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memperpanjang masa tinggal di Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintegrasikan sektor Meeting, Incentive,…

Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras ke 107.231 KPM

Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras ke 107.231 KPM

Selasa, 11 Agu 2026 11:54 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna wujudkan kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pangan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun,…

Dispertangan Catat Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo Capai 71 Persen

Dispertangan Catat Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo Capai 71 Persen

Selasa, 11 Agu 2026 11:25 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga minggu pertama Agustus, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo,…